MEDIASATYA.CO.ID – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Berau Gideon Andris beri tanggapan terhadap aksi demo mahasiswa dari Kampus Stiper di Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Jumat (28/2/2025) lalu agar ada pencopotan kepada kepala dinas terkait yang tidak efektif menjalankan tugas.
“Evaluasi terhadap kinerja dinas tersebut perlu dilakukan terlebih dahulu untuk mengetahui apa ada kendala yang menghambat kinerja kepala DTPHP,” ungkapnya Selasa (8/4/2025)
Menurutnya jika memang ada kinerja tidak maksimal dari kepala DTPHP maka perlu dilakukan kajian apa saja kendala utama selama ini kepada petani.
“Jika memang kinerjanya tidak maksimal, saya rasa jika dinilai kurang efektif, maka bisa saja dilakukan evaluasi lebih lanjut, bahkan jika diperlukan, kepala dinas bisa diberhentikan,” ucapnya.
Namun, dia menekankan bahwa keputusan tersebut tergantung pada hasil evaluasi Bupati serta ada kesalahan apa saja akibat kelalaian atau ketidakbertanggungjawaban kepala DTPHP saat menjalankan tugas.
“Saya sarankan untuk melakukan evaluasi terlebih dahulu untuk memastikan secara jelas tentang kondisi yang ada, sebelum mengambil langkah lebih lanjut,” ujarnya
Aksi demo tersebut, yang dipusatkan di DTPHP Berau bagi dia menarik perhatian publik untuk ada diskusi terbuka kepala DTPHP bersama masyarakat serta petani.
“Mengenai efektivitas kinerja pejabat publik dalam menjalankan tugas mereka. Harusnya ada kegiatan diskusi terbuka untuk umum di DTPHP agar terbangun solusi tepat pada tahapan selanjutnya,” pungkasnya. (ADV/JS)
MEDIASATYA.CO.ID, BALIKPAPAN - Di tengah kabar gaji pekerja proyek RDMP Balikpapan yang belum terbayar hingga…
MEDIASATYA.CO.ID - Di tengah ketatnya ruang fiskal APBD 2026, satu isu yang tampaknya tak bisa…
MEDIASATYA.CO.ID — Lampu-lampu panggung di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang kembali menyala. Tirai…
MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Abissia Bike mengadakan kegiatan Berau Night Ride pada Jumat malam (30/1/2026). Lebih…
Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh “Kegiatan usaha, terutama pertambangan, tidak boleh berjalan dengan mengorbankan…
MEDIASATYA.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil penyanyi Aura Kasih untuk dimintai keterangan…