Berita Terbaru

Dinas Pariwisata Berau Perketat Pemberian SK Desa Wisata, Bukan Tanpa Alasan

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau menegaskan bahwa pemberian Surat Keputusan (SK) desa wisata kini dilakukan dengan seleksi yang lebih ketat.

Kampung atau desa yang memiliki potensi pariwisata tidak secara otomatis dapat memperoleh status desa wisata tanpa pengelolaan yang baik dan terstruktur.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pengembangan Destinasi
Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Samsiah, melalui Adyatama Parekraf, Vera Vebriana.

Ia menjelaskan bahwa setiap pengajuan harus melalui tahapan penilaian dan asesmen kelayakan.

“Sekarang dinas sudah lebih ketat. Tidak bisa sembarangan hanya karena punya potensi wisata lalu ingin langsung dapat SK desa wisata,” ujarnya Jumat (13/6/2025).

Salah satu syarat utama dalam penetapan desa wisata adalah keberadaan
Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang aktif sebagai pengelola destinasi. Kampung-kampung yang telah menunjukkan pengelolaan pariwisata yang baik dan bersinergi dengan pemerintah kini menjadi prioritas untuk didorong naik statusnya menjadi desa wisata.

Saat ini, Kabupaten Berau memiliki 36 Pokdarwis dan 19 kampung/kelurahan dari total 110 yang telah mendapatkan SK desa wisata.

Dinas terkait juga tengah mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola wisata melalui pelatihan dan penguatan kelembagaan Pokdarwis.

“Kami akan lebih menekankan pengelolaan daya tarik wisata melalui peningkatan kapasitas SDM, termasuk pelatihan-pelatihan yang akan mulai kami susun tahun depan,” jelas Vera.

Ia menambahkan, untuk tahun ini, alokasi anggaran kemungkinan akan difokuskan pada aspek keamanan dan keselamatan daya tarik wisata, menyusul sejumlah kasus yang menjadi perhatian.

“Kesadaran masyarakat sangat penting. Banyak kampung yang kini secara aktif meminta sosialisasi dan membentuk Pokdarwis karena mereka sadar akan potensi wisata yang dimiliki,” pungkas Vera. (Redaksi/Git)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

3 minggu ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

3 minggu ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

1 bulan ago

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

2 bulan ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

2 bulan ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

2 bulan ago