Berita Terbaru

Di Balik Rawannya Status Tanah IKN, DPR Desak Prabowo Buat Perpu

MEDIASATYA.CO.ID – Pembangunan Ibu Kota Nusantara kembali terguncang.

Putusan Mahkamah Konstitusi yang membatalkan skema Hak Atas Tanah hingga dua siklus berpotensi mencapai 190 tahun, membuat landasan hukum IKN kini goyah.

Skema ini sebelumnya mengizinkan penguasaan lahan hingga melewati tiga generasi, yang dinilai sangat rawan menggerus kedaulatan negara.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, menyebut bahwa Presiden Prabowo perlu mengambil langkah luar biasa dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu)

Menurutnya, hanya Perpu yang bisa menjamin kepastian hukum di IKN dalam waktu cepat, tanpa terjebak proses revisi undang-undang yang panjang dan penuh tarik-menarik politik.

Selain bertentangan dengan Undang-Undang Pokok Agraria, skema izin lahan hingga 190 tahun dianggap dapat menempatkan negara pada posisi lemah di hadapan pihak swasta atau asing.

Putusan MK mempertegas bahwa prinsip penguasaan negara atas tanah tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan investasi jangka panjang.

Dede menilai penerbitan Perpu akan memberi sinyal politik kuat untuk pemerintah serius menghormati konstitusi, sekaligus menjaga keseimbangan antara menarik investor dan mempertahankan kontrol negara atas tanah.

Jika tidak direspons cepat, IKN terancam menghadapi legal uncertainty, kondisi yang bisa membuat investor ragu melangkah dan memperlambat pembangunan yang sedang dikejar target.

Keputusan kini berada di tangan Presiden Prabowo:
Menyelamatkan fondasi hukum IKN dengan Perpu, atau membiarkan pembangunan strategis negara ini berjalan di atas ketidakpastian. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

2 minggu ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

2 minggu ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

4 minggu ago

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

1 bulan ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

1 bulan ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

2 bulan ago