MEDIASATYA.CO.ID – Putri mantan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Dayang Donna Walfiaries Tania alias Dayang Donna Faroek, resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap perpanjangan izin usaha pertambangan (IUP) batu bara periode 2013–2018.
Pengumuman penahanan disampaikan KPK dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi lembaga antirasuah tersebut, Rabu (10/9/2025) sore.
Sebelum konferensi dimulai, Donna Faroek digiring ke hadapan media.
Mengenakan rompi oranye tahanan KPK bernomor 73, ia berjalan tanpa masker, dengan kepala tertunduk, menghindari sorot kamera yang mengikuti setiap langkahnya.
Ekspresi datar tanpa satu kata pun keluar dari bibirnya, seolah menanggung beban sorotan publik yang menilai bukan hanya dirinya, tetapi juga nama besar keluarga yang melekat di belakangnya.
Selain dikenal sebagai anak dari mantan Gubernur Awang Faroek Ishak, Donna juga merupakan figur berpengaruh di dunia usaha Kaltim.
Ia menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim — posisi yang menempatkannya dekat dengan sektor bisnis strategis, termasuk pertambangan.
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa kasus ini berkaitan dengan dugaan praktik suap untuk memuluskan penerbitan izin tambang yang tidak sesuai ketentuan hukum.
“Suap diberikan agar penerbitan izin pertambangan tetap berjalan meski tidak memenuhi aturan yang berlaku,” ujar Asep.
Donna Faroek akan ditahan selama 20 hari pertama untuk kepentingan penyidikan, mulai 9 hingga 28 September 2025.
“Saudari DDW ditahan di Cabang Rutan Negara Kelas II A Jakarta Timur, Pondok Bambu, Rutan KPK,” tambahnya.
Kasus ini menjadi sorotan publik lantaran melibatkan figur muda yang bukan hanya aktif di sektor bisnis, tetapi juga berasal dari keluarga politik ternama di Kaltim. (Redaksi)
MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…
MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…
Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…
MEDIASATYA.CO.ID - Di ruang kelas Sekolah Prestasi Global atau Modern Islamic School, Amira Dirham tumbuh…
MEDIASATYA.CO.ID — Di tengah kesibukannya sebagai Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, H. Abdulloh masih…
MEDIASATYA.CO.ID - Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, Puang Dirham mencoba menghadirkan wajah pemasyarakatan…