Berita Terbaru

BPBD Berau Dorong Pemasangan Alat Pendeteksi Banjir di Hulu Sungai Segah, Bukan Tanpa Alasan

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat

“Jadi harus ada alat itu, karena Berau musuhnya saat ini banjir.”

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau mengusulkan pemasangan alat pendeteksi banjir di wilayah hulu Sungai Segah untuk memperkuat sistem peringatan dini, menyusul banjir besar yang melanda Kampung Long Ayap dan Long Laai beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat, mengatakan bahwa perangkat tersebut penting untuk mempercepat penyampaian informasi saat terjadi peningkatan debit air sungai.

“Jadi harus ada alat itu, karena Berau musuhnya saat ini banjir,” ujarnya Selasa (18/6/2025).

Ia menjelaskan, salah satu lokasi strategis yang diusulkan untuk pemasangan alat tersebut adalah Dusun Long Okeng atau wilayah Punan Segah. Kawasan ini berada di jalur limpasan air dari hulu dan dinilai efektif untuk mendeteksi potensi banjir ke wilayah hilir.

“Meskipun termasuk kawasan tengah, tapi posisi Long Okeng sangat membantu dalam memantau kenaikan debit air yang mengarah ke Long Ayap dan Long Laai,” jelasnya.

BPBD Berau juga tengah melakukan kajian untuk menempatkan alat serupa di hulu Sungai Kelay, mengingat karakteristik sungai yang panjang dan rawan meluap.

“Aliran sungai lebih panjang ke hulu. Jadi titik-titik deteksi akan kami telaah lebih lanjut,” katanya.

Nofian menambahkan, Kampung Merabu juga masuk dalam pertimbangan karena sudah memiliki alat pengukur curah hujan milik BMKG.

“Kawasan itu bisa dijadikan titik tambahan karena infrastruktur dasarnya sudah tersedia,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemasangan alat pendeteksi banjir di wilayah hulu menjadi prioritas agar informasi dini bisa segera diteruskan ke wilayah rawan. Langkah ini diharapkan dapat didukung melalui alokasi dana pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025.

“Kalau bisa disetujui, alatnya akan kami pasang sebelum curah hujan tinggi datang di akhir tahun. Ini penting agar tidak ada lagi keterlambatan respons saat banjir terjadi,” pungkas Nofian. (RED/GIT)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Parade Monolog Akhir Pekan di Samarinda, Hadirkan 4 Pertunjukan dan Workshop Keaktoran

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur menggelar Parade Monolog Akhir Pekan 2026 di…

10 jam ago

Genap 62 Tahun: Abdulloh Fokus Mengabdi, Bursa Wali Kota Balikpapan Menanti

MEDIASATYA.CO.ID — Usia 62 tahun bukan sekadar penanda perjalanan hidup. Bagi Abdulloh, usia yang genap…

2 minggu ago

Dari Penyidik hingga Pengajar Polri, Brigjen Yustan Alpiani Kini Jadi Kapolda Lampung

Kapolda Lampung, Brigjen Pol Yustan Alpiani Tugas sebagai Kapolda mencakup upaya menjaga keamanan dan ketertiban…

2 minggu ago

Seni di Era AI Jadi Bahasan di Universitas Terbuka Samarinda, Fachri Mahayupa: Carilah Makna

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Puluhan mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Samarinda mengangkat telepon genggam mereka hampir bersamaan,…

2 bulan ago

Abdulloh Bergerak ke BPH Migas, DPRD Kaltim Perjuangkan Tambahan Kuota Pertalite

MEDIASATYA.CO.ID — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sering kali tidak berhenti di SPBU. Di…

2 bulan ago

Tio: Biliar Mirip Politik! Yang Dipukul di Sini Bisa Masuk di Sana

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Meja biliar menjadi titik temu wartawan, mitra media, dan pegiat olahraga dalam…

2 bulan ago