Berita Terbaru

BPBD Berau Bantah Klaim Tersangka Pembakaran di Jalan Adika Sebagai Relawan

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat

“Kami perlu luruskan bahwa program Relawan Pemadam Kebakaran atau Redkar baru dibentuk tahun ini. Klaim mereka sebagai relawan sangat diragukan.”

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat, secara tegas membantah pernyataan dua tersangka kasus pembakaran di Jalan Andika, Tanjung Redeb, bahkan salah satu tersangka mengaku sebagai relawan pemadam kebakaran sejak tahun 2017.

Nofian menyebut bahwa klaim tersebut tidak berdasar karena program resmi Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) baru saja dibentuk oleh BPBD Berau pada tahun ini dan masih dalam tahap pendataan awal.

“Redkar masih dalam proses pembentukan dan belum masuk ke tahap pelatihan. Nama Muhammad Ramadani (MR) dan Eko Rahmanto (ER) juga tidak ada dalam daftar calon relawan yang sedang disusun,” tegasnya, Sabtu (7/6/2025).

Ia menilai pengakuan para pelaku hanya bentuk pembenaran atas aksi kriminal mereka. Bahkan, dari hasil evaluasi dan informasi yang dikumpulkan BPBD, muncul pola mencurigakan dari beberapa kasus kebakaran sebelumnya.

“Beberapa kebakaran selalu terjadi di waktu yang sama yaitu dini hari jelang subuh dan kebetulan saya tidak berada di tempat. Ditambah, keduanya selalu menjadi pelapor pertama ke pos kami. Ini sangat janggal,” jelas Nofian.

Nofian juga menyebut aksi pelaku sangat keji. Dengan dalih sebagai relawan, mereka justru memanfaatkan situasi untuk menjarah harta benda korban saat api melalap rumah warga.

“Bayangkan, mereka yang membakar, lalu datang untuk pura-pura membantu memadamkan api sambil mencuri barang,” tegasnya.

Ia pun mendorong aparat kepolisian agar terus mendalami kasus ini, termasuk kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terlibat, baik langsung maupun tidak langsung.

“Ini bukan hanya soal kejahatan biasa, ini menyangkut kepercayaan publik terhadap relawan dan layanan darurat. Kita tidak boleh tinggal diam,” pungkasnya. (Redaksi/Git)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

3 minggu ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

3 minggu ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

1 bulan ago

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

2 bulan ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

2 bulan ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

2 bulan ago