Berita Terbaru

Bidik Pasar Global, Ini Langkah Strategis Diskoperindag Berau Kembangkan Komoditas Kakao

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Upaya menaikkan “kelas” komoditas kakao di Kabupaten Berau tak sekadar wacana. Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) kini bergerak agresif mematangkan skema hilirisasi untuk mengubah biji kakao menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

Berdasarkan pemetaan potensi yang telah dilakukan, Diskoperindag menetapkan tiga wilayah sebagai pilot project sentra industri olahan cokelat, yakni Kampung Suaran, Labanan, dan Merasa.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menegaskan bahwa peta jalan ini digarap secara kolaboratif bersama Dinas Perkebunan (Disbun). Pembagian perannya pun jelas dan terukur.

“Disbun fokus menjaga kualitas di sektor hulu atau budidaya. Sementara tugas kami mengawal di sektor hilir, memastikan masyarakat punya skill mumpuni untuk mengolah bahan baku menjadi produk turunan siap jual,” papar Eva.

Realisasi program ini sudah mulai berjalan. Kampung Suaran menjadi titik awal dengan diselenggarakannya pelatihan intensif selama tiga hari, pada 19-21 November 2025 lalu.

Sebanyak 30 warga setempat dilibatkan dalam agenda ini. Eva menyebut, rekrutmen peserta dilakukan secara selektif oleh pemerintah kampung agar ilmu yang diberikan tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar berminat berwirausaha.

“Kepala kampung yang paling tahu siapa warganya yang potensial. Jadi peserta ini adalah orang-orang pilihan yang siap dididik menjadi pengrajin cokelat,” tambahnya.

Agenda serupa bakal segera menyasar Labanan dan Merasa. Eva memiliki visi besar: menciptakan ekosistem bisnis yang saling terhubung antar-kampung tersebut.

Ia optimistis, jika kolaborasi antara Labanan Makarti, Merasa, dan Suaran terbentuk, volume dan kualitas produksi akan meningkat drastis.

Hal ini menjadi modal utama untuk mewujudkan mimpi besar membawa cokelat asli Berau ke pasar ekspor.

“Kita ingin lahir kelompok usaha baru yang serius. Kalau mereka bersinergi, rantai pasoknya kuat, jalan menuju pasar internasional akan makin terbuka lebar,” tutupnya. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Seni di Era AI Jadi Bahasan di Universitas Terbuka Samarinda, Fachri Mahayupa: Carilah Makna

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Puluhan mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Samarinda mengangkat telepon genggam mereka hampir bersamaan,…

3 hari ago

Abdulloh Bergerak ke BPH Migas, DPRD Kaltim Perjuangkan Tambahan Kuota Pertalite

MEDIASATYA.CO.ID — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sering kali tidak berhenti di SPBU. Di…

7 hari ago

Tio: Biliar Mirip Politik! Yang Dipukul di Sini Bisa Masuk di Sana

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Meja biliar menjadi titik temu wartawan, mitra media, dan pegiat olahraga dalam…

2 minggu ago

Abdulloh Dorong Bandara Kalimarau Berau Naik Kelas, Jadi Gerbang Wisata Internasional Kaltim

MEDIASATYA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong peningkatan status Bandara Kalimarau di…

1 bulan ago

Abdulloh Kawal Kebangkitan Bandara Tanah Grogot, DPRD Kaltim Dorong Keberlanjutan Proyek Strategis

MEDIASATYA.CO.ID – Harapan masyarakat Kabupaten Paser untuk memiliki bandara akhirnya kembali menemukan titik terang. Setelah…

1 bulan ago

60 Pelajar, 15 Sekolah, Satu Panggung: Regenerasi Teater Kaltim Menemukan Jalannya

MEDIASATYA.CO.ID – Tepuk tangan panjang menggema di Gedung Bahimung UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur,…

1 bulan ago