MEDIASATYA.CO.ID – Charlie Kirk, politisi muda Amerika Serikat (AS) berusia 31 tahun, tewas tertembak saat berpidato di sebuah universitas di Utah, Rabu (waktu setempat).
Peluru tiba-tiba menembus lehernya ketika ia berbicara di hadapan massa di lapangan kampus.
Insiden ini sontak mengejutkan publik AS, mengingat Kirk dikenal sebagai salah satu tokoh muda paling menonjol di Partai Republik.
Mengutip AFP, Kirk selama ini menjadi juru bicara andalan generasi muda gerakan Republik.
Ia memiliki jutaan pengikut di media sosial dan kerap melontarkan pernyataan provokatif terhadap lawan ideologisnya. Ideologi konservatifnya sangat dekat dengan mantan Presiden Donald Trump, bahkan disebut sebagai “anak emas” Trump karena dukungan penuhnya terhadap klaim kecurangan pemilu 2020.
Dalam berbagai kesempatan di universitas, Kirk dikenal mengundang mahasiswa untuk berdebat dengannya.
Pertukaran argumen itu sering viral di media sosial, terutama saat berhadapan dengan kelompok progresif.
Kematian Kirk juga dikonfirmasi langsung oleh Trump melalui akun Truth Social.
“Charlie Kirk yang hebat, bahkan legendaris, telah meninggal dunia,” tulis Trump. “Tidak ada yang lebih memahami atau memiliki hati anak muda Amerika selain Charlie.” (Redaksi)
MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Puluhan mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Samarinda mengangkat telepon genggam mereka hampir bersamaan,…
MEDIASATYA.CO.ID — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sering kali tidak berhenti di SPBU. Di…
MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Meja biliar menjadi titik temu wartawan, mitra media, dan pegiat olahraga dalam…
MEDIASATYA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong peningkatan status Bandara Kalimarau di…
MEDIASATYA.CO.ID – Harapan masyarakat Kabupaten Paser untuk memiliki bandara akhirnya kembali menemukan titik terang. Setelah…
MEDIASATYA.CO.ID – Tepuk tangan panjang menggema di Gedung Bahimung UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur,…