Berita Terkini

Aksi Demonstrasi : Aliansi Mahasiswa Kaltim Bergerak Tuntut 6 Hal.

Samarinda, Mediasatya.com – Demonstran yang tergabung dalam Mahasiswa Kaltim Bergerak (Makara) berdemonstrasi di Depan gerbang Universitas Mulawarman, Jalan M.Yamin, Kota Samarinda, Kamis (22/08/2024).

Dari pantau mediasatya.com, Sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas dan kampus dengan membawa sejumlah poster dan baliho bertuliskan “Bubarkan Parpol” dan “Kaltim Darurat Agraria” berkumpul di jalan dan sempat menimbulkan kemacetan.

Kordinator Lapangan, Muhammad Yuga mengatakan aksi demonstrasi yang mereka lakukan dalam rangka memperingati 79 Tahun kemerdekaan republik indonesia.

“Kami dengan tegas menyampaikan evaluasi terhadap 10 Tahun masa kepemimpinan Presiden Jokowi serta menegaskan 6 tuntutan Penting,” ucapnya.

Adapun 6 tuntutan yang dimaksud, Sebagai berikut :

1. Stop Komersialisasi Pendidikan
Mahasiswa mendesak pihak berwenang untuk menghentikan praktik komersialisasi dalam sistem pendidikan, yang dinilai mengarah pada akses pendidikan yang tidak merata dan beban finansial berat bagi mahasiswa.

2. Tolak RUU TNI/Polri
Mereka menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) yang berkaitan dengan reformasi struktur dan fungsi TNI/Polri. Para demonstran merasa RUU tersebut dapat memperburuk hubungan sipil-militer dan mengekang kebebasan sipil.

3. Sahkan RUU Masyarakat Adat
Demonstran menyerukan pengesahan RUU yang melindungi hak-hak masyarakat adat, termasuk hak atas tanah dan budaya mereka. Mereka menganggap RUU ini penting untuk perlindungan dan pemberdayaan masyarakat adat di Indonesia.

4. Mengusut Tuntas Pelanggaran HAM Berat
Para mahasiswa menuntut agar pemerintah dan lembaga terkait segera menyelidiki dan menyelesaikan kasus pelanggaran hak asasi manusia yang belum terselesaikan, guna memberikan keadilan bagi korban.

5. Mewujudkan Reforma Agraria Sejati
Mereka meminta pemerintah untuk melaksanakan reforma agraria yang adil dan menyeluruh, termasuk redistribusi tanah yang lebih merata untuk mencegah ketimpangan ekonomi dan sosial.

6. Segera Merevisi RUU Penyiaran
Para peserta demonstrasi mendesak agar RUU Penyiaran yang sedang dibahas segera direvisi untuk memastikan kebebasan pers dan keberagaman informasi.

Selain menuntut 6 hal tersebut, Yuga juga menegaskan bahwa aksi demontrasi yang dilakukan oleh Makara tidak mengatasnamakan partai dan tokoh politik.

“Kami tidak pernah menjual tentang angka satu, dua dan tiga, tetapi inu murni gerakan dari mahasiswa,” tegasnya.

Lebib lanjut dirinya juga menyampaikan penolakan revisi UU Pilkada dan DPR RI menjalankan putusan MK, tetapi dirinya bersama Aliansi mahasiswa akan berkonsolidasi untuk membahas terkait hal tersebut.

“Yang jelas kita bisa melihat ada desakan dari mahasiswa di nasional sana serta upaya – upaya penolakan terhadap RUU Pilkada,” tandasnya.

Indraoey/rdk

Satya Media Creative

Recent Posts

Di Balik Seragam Putih Abu-Abu, Amira Dirham Mengukir Prestasi di Ajang Olimpiade Nasional

MEDIASATYA.CO.ID - Di ruang kelas Sekolah Prestasi Global atau Modern Islamic School, Amira Dirham tumbuh…

6 hari ago

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh Perdalam Ekosistem Ekspor Lewat Bangku Doktoral

MEDIASATYA.CO.ID — Di tengah kesibukannya sebagai Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, H. Abdulloh masih…

2 minggu ago

Dari Perbatasan Nunukan ke Samarinda, Puang Dirham Ubah Lapas Jadi Ruang Harapan

MEDIASATYA.CO.ID - Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, Puang Dirham mencoba menghadirkan wajah pemasyarakatan…

2 minggu ago

Rakernis Pusjarah Polri 2026, Penguatan Nilai Sejarah dan Tribrata Jadi Fokus Utama

MEDIASATYA.CO.ID — Pusat Sejarah atau Pusjarah Polri menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) di Jakarta sebagai…

2 minggu ago

Catatan Fachri Mahayupa: Tawa yang Tersisa di Kolong Jembatan RT Nol RW Nol Teater Mahardika Samarinda

MEDIASATYA.CO.ID - Sepekan usai pertunjukan itu berakhir, yang tersisa bukan adegan perpisahan, bukan pula dialog…

3 minggu ago

Peringati Hari Kartini, Abissia Bike Ajak Perempuan Berau Gowes Sambil Berkebaya

MEDIASATYA.CO.ID - Senja di Berau pada Minggu (19/4) berlangsung sedikit berbeda dari biasanya. Alih-alih menghabiskan…

1 bulan ago