Abdul Waris Dorong Pemkab Berau Dukung Pengembangan Pupuk Lokal Kampung Kayu Indah

Kaltim, Mediasatya.com – Upaya untuk memenuhi kebutuhan pupuk pertanian di Kabupaten Berau terus dilakukan demi memastikan ketersediaan pupuk bagi pengembangan pangan masyarakat. Anggota DPRD Berau, Abdul Waris, mengimbau pemerintah daerah agar memberikan dukungan kepada perusahaan yang menghasilkan produk pupuk lokal di Kampung Kayu Indah, Kecamatan Batu Putih.

Menurut Abdul Waris, pupuk cair yang diproduksi di Kampung Kayu Indah memiliki kualitas yang baik dan berpotensi besar untuk meningkatkan sektor pertanian di Berau.

“Hal ini dilakukan agar produk pupuk lokal bisa berkembang dan dimanfaatkan untuk pertanian di Berau,” ucapnya, Selasa (08/10/2024).

Namun, ia juga mencatat bahwa pupuk cair tersebut masih belum memiliki legalitas resmi yang memungkinkan produk tersebut beredar secara luas di lapangan. Abdul Waris menekankan pentingnya Pemkab Berau, melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), untuk segera memproses legalitas produk tersebut.

“Anggaran untuk Diskoperindag harus diprioritaskan agar legalitas dan izin edar pupuk cair ini bisa segera keluar. Ini akan mempermudah OPD teknis membantu masyarakat dalam memenuhi persyaratan standar untuk pupuk ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan adanya legalitas, pupuk cair produksi lokal tersebut dapat dipasarkan secara luas, yang tidak hanya meningkatkan perekonomian masyarakat di Kampung Kayu Indah, tetapi juga mengurangi ketergantungan Berau pada pupuk impor.

“Dengan legalitas, pupuk cair ini bisa dipergunakan oleh petani secara lebih luas, dan ke depannya Pemkab Berau tidak perlu lagi mengimpor pupuk dari luar,” lanjutnya.

Abdul Waris mengingatkan bahwa pada 2023, Berau mengeluarkan anggaran Rp 8 miliar untuk pengadaan pupuk, tetapi karena beberapa kendala, pupuk harus dipesan dari luar daerah.

“Padahal, kualitas pupuk lokal sama baiknya dengan produk luar,” ujarnya singkat. Kita tinggal menyediakan anggaran untuk mempermudah kepengurusan administrasi, sehingga pupuk ini bisa masuk ke E-katalog dan dijual secara resmi,” pungkasnya. (*)

Aldi/Rdk/Adv

Satya Media Creative

Recent Posts

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

2 minggu ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

2 minggu ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

2 minggu ago

Di Balik Seragam Putih Abu-Abu, Amira Dirham Mengukir Prestasi di Ajang Olimpiade Nasional

MEDIASATYA.CO.ID - Di ruang kelas Sekolah Prestasi Global atau Modern Islamic School, Amira Dirham tumbuh…

1 bulan ago

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh Perdalam Ekosistem Ekspor Lewat Bangku Doktoral

MEDIASATYA.CO.ID — Di tengah kesibukannya sebagai Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, H. Abdulloh masih…

1 bulan ago

Dari Perbatasan Nunukan ke Samarinda, Puang Dirham Ubah Lapas Jadi Ruang Harapan

MEDIASATYA.CO.ID - Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, Puang Dirham mencoba menghadirkan wajah pemasyarakatan…

1 bulan ago