Berita Terbaru

Xi Jinping Janjikan 66 Miliar Yuan ke Negara Amerika Latin, Usai Gencatan Tarif Lawan Amerika

MEDIASATYA.CO.ID – Presiden China Xi Jinping menjanjikan 66 Miliar Yuan atau US$9,2 miliar setara Rp148 triliun kepada negara-negara Amerika Latin.

Persisnya negara Amerika Latin yang tergabung dalam CELAC untuk mendukung pembangunan.

Hal itu dilakukan Xi Jinping usai sepakat melakukan gencatan perang tarif lawan Amerika Serikat.

Dalam kesempatan yang sama Xi Jinping turut menyindir praktik “bullying” dan “hegemonisme” dalam pidato publik pertamanya usai tercapainya gencatan senjata tarif dengan Amerika Serikat.

Xi menyebut bahwa tak ada pemenang dalam perang tarif, dan pihak yang memaksakan kehendaknya justru akan terisolasi.

“Tidak ada pemenang dalam perang tarif atau perang dagang. Bullying atau hegemonisme hanya akan membawa pada pengasingan diri,” ujar Xi dalam forum tingkat tinggi bersama para pemimpin Amerika Latin dan Karibia, Selasa (waktu setempat), di Beijing, mengutip CNN.

Pernyataan tersebut disampaikan Xi di tengah forum China-CELAC, sebuah pertemuan menteri keempat sejak forum itu didirikan pada 2014 untuk mempererat hubungan China dengan negara-negara di kawasan Amerika Latin dan Karibia.

CELAC sendiri merupakan akronim dari Community of Latin American and Caribbean States.

Xi berbicara di hadapan para kepala negara dan pejabat tinggi dari Brasil, Kolombia, hingga Chili.

“Perubahan besar yang belum terlihat dalam satu abad terakhir kini semakin cepat, menjadikan persatuan dan kerja sama antarnegara tak tergantikan,” ucap Xi.

Pidato Xi datang sehari setelah China dan Amerika Serikat sepakat untuk menangguhkan tarif tambahan atas sejumlah produk masing-masing selama 90 hari.

Kesepakatan tersebut dinilai sebagai angin segar dalam ketegangan panjang antara dua ekonomi terbesar dunia.

Namun, meski ada kesepakatan sementara, Xi tetap melanjutkan pesan diplomatiknya yang konsisten menolak tekanan unilateral dari negara lain.

Selama perang dagang berlangsung, China bersikap tegas terhadap tuntutan Amerika Serikat dan enggan tunduk terhadap kebijakan tarif balasan.

Di saat bersamaan, China melancarkan ofensif diplomasi, memperkuat citra sebagai pendukung perdagangan bebas dan mendesak negara-negara lain melawan dominasi satu pihak.

“China dan negara-negara Amerika Latin serta Karibia adalah bagian penting dari Global South. Kemerdekaan dan otonomi adalah tradisi luhur kita. Pembangunan dan kebangkitan adalah hak kita. Dan keadilan serta kejujuran adalah tujuan bersama kita,” kata Xi.

Pinjaman miliaran yuan dan diplomasi yuan Dalam forum itu, Xi juga menjanjikan fasilitas kredit senilai 66 miliar yuan atau sekitar US$9,2 miliar setara Rp148 triliun kepada negara-negara CELAC untuk mendukung pembangunan.

Menariknya, pinjaman ini akan diberikan dalam mata uang yuan, langkah yang dinilai sebagai upaya memperluas penggunaan mata uang China di pasar internasional.

“Dalam menghadapi arus deras konfrontasi blok, unilateralisme, dan proteksionisme, China siap bergandengan tangan dengan mitra kami di Amerika Latin dan Karibia,” tutur Xi.

China kian memperkuat posisinya di kawasan Amerika Latin. Tahun lalu, nilai perdagangan antara Beijing dan negara-negara CELAC untuk pertama kalinya melampaui US$500 miliar atau sekitar Rp8 kuadriliun.

Brasil, misalnya, menjadikan China sebagai tujuan utama ekspor kedelainya, dengan porsi mencapai lebih dari 73 persen. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Abdulloh Dorong Bandara Kalimarau Berau Naik Kelas, Jadi Gerbang Wisata Internasional Kaltim

MEDIASATYA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong peningkatan status Bandara Kalimarau di…

3 minggu ago

Abdulloh Kawal Kebangkitan Bandara Tanah Grogot, DPRD Kaltim Dorong Keberlanjutan Proyek Strategis

MEDIASATYA.CO.ID – Harapan masyarakat Kabupaten Paser untuk memiliki bandara akhirnya kembali menemukan titik terang. Setelah…

3 minggu ago

60 Pelajar, 15 Sekolah, Satu Panggung: Regenerasi Teater Kaltim Menemukan Jalannya

MEDIASATYA.CO.ID – Tepuk tangan panjang menggema di Gedung Bahimung UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur,…

3 minggu ago

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

2 bulan ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

2 bulan ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

2 bulan ago