Berita Terkini

Wamenaker Naik Darah Sebut Aplikator Ojol Rakus, BHR Cuma Rp50 Ribu!?

MEDIASATYA.CO.ID – Wamenaker, Immanuel Ebenezer naik darah lalu menyebut plikator ojol alias ojek online rakus.

Lantaran Bantuan Hari Raya (BHR) yang diterima pengemudi cuma Rp50 ribu.

“Langsung naik darah nih gue kalau (bahas) soal BHR (bantuan hari raya). Mereka rakus, udah jawabannya itu,” ucap Immanuel Ebenezer seusai silahturahmi Idulfitri di kediaman Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani di Komplek Menteri

Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (2/4/2025). Dikutip dari laporan jurnalis KompasTV.

Oleh karena itu, Immanuel menegaskan jika Kementerian Ketenagakerjaan akan memanggil aplikator ojek daring.

“Panggil, kita panggil,” tegas Immanuel.

Namun, Immanuel tidak mengungkapkan kapan persisnya Kementerian Ketenagakerjaan memanggil aplikator ojek daring untuk dikonfirmasi mengenaik BHR.

Sebagai informasi, teknis penghitungan pembayaran BHR seharusnya adalah SE Nomor M/3/HK.04.00/III/2025 tentang Pemberian Bonus Hari Raya Keagamaan Tahun 2025 Bagi Pengemudi dan Kurir pada Layanan Berbasis Aplikasi.

Dalam aturan tersebut, BHR dihitung dari penghasilan para driver atau kurir selama satu tahun kemudian dibagi 12 bulan dan dikalikan 20 persen.Faktanya, para driver atau kurir hanya memperoleh BHR Rp50.000. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

4 minggu ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

4 minggu ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

1 bulan ago

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

2 bulan ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

2 bulan ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

2 bulan ago