Berita Terkini

Trump dan Xi Jinping Berunding, Perang Dagang Amerika vs China Usai

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Kabar perundingan Trump dan Xi Jinping jadi sinyal redanya ketegangan Amerika dan China.

Ya, pertemuan 2 pemimpin besar itu dipercaya bakal mengakhiri Perang Dagang Amerika vs China.

Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih Kevin Hassett mengatakan bahwa Presiden Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dapat berunding tentang perdagangan minggu ini.

“Presiden Trump, kami harapkan, akan melakukan pembicaraan yang luar biasa tentang negosiasi perdagangan minggu ini dengan Presiden Xi,” katanya di ABC News “This Week” dikutip CNBC International, Senin (2/6/2025).

Ia melanjutkan bahwa mereka berdua akan membicarakan perjanjian Jenewa yang sudah disetujui AS dan China sebelumnya.

“Harapannya adalah bahwa kedua belah pihak telah menyatakan kesediaan untuk berunding,” imbuhnya.

“Xi dan Trump kemungkinan akan segera berbicara tentang perdagangan, meskipun belum ada tanggal yang ditetapkan,” kata Hassett lagi.

Diskusi antara Trump dan Xi akan menandai langkah besar dalam negosiasi antara kedua negara, beberapa minggu setelah para pemimpin kedua negara bertemu di Swiss dan mencapai kesepakatan perdagangan selama 90 hari.

Sebelumnya, ketegangan meningkat minggu lalu, setelah Trump menuduh China melanggar perjanjian perdagangan pendahuluannya dengan AS.

“Begitulah seharusnya menjadi Tn. ORANG BAIK!” tulis Trump dalam sebuah posting media sosial (medsos).

Berbicara kepada wartawan pada hari Jumat, Trump juga mengatakan bahwa ia berharap ia kemungkinan akan berbicara dengan Xi tentang tuduhan atas perjanjian perdagangan tersebut.

Pejabat pemerintahan Trump lainnya juga mengkritik China dalam beberapa hari terakhir atas lambatnya kemajuan negosiasi perdagangan dan mengisyaratkan bahwa pembicaraan di masa mendatang akan segera dilakukan.

Menteri Perdagangan Howard Lutnick mengatakan pada hari Minggu bahwa China “hanya memperlambat kesepakatan.”

“Saya pikir memperlambat adalah cara yang tepat untuk mengatakannya, dan saya pikir Donald Trump melakukannya,” kata Lutnick di “Fox News Sunday” dikutip laman yang sama.

Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan minggu lalu di Fox News bahwa pembicaraan perdagangan dengan China “agak macet”.

“Saya yakin bahwa kita akan mengadakan lebih banyak pembicaraan dengan mereka dalam beberapa minggu ke depan,” katanya. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Seni di Era AI Jadi Bahasan di Universitas Terbuka Samarinda, Fachri Mahayupa: Carilah Makna

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Puluhan mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Samarinda mengangkat telepon genggam mereka hampir bersamaan,…

1 minggu ago

Abdulloh Bergerak ke BPH Migas, DPRD Kaltim Perjuangkan Tambahan Kuota Pertalite

MEDIASATYA.CO.ID — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sering kali tidak berhenti di SPBU. Di…

2 minggu ago

Tio: Biliar Mirip Politik! Yang Dipukul di Sini Bisa Masuk di Sana

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Meja biliar menjadi titik temu wartawan, mitra media, dan pegiat olahraga dalam…

3 minggu ago

Abdulloh Dorong Bandara Kalimarau Berau Naik Kelas, Jadi Gerbang Wisata Internasional Kaltim

MEDIASATYA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong peningkatan status Bandara Kalimarau di…

1 bulan ago

Abdulloh Kawal Kebangkitan Bandara Tanah Grogot, DPRD Kaltim Dorong Keberlanjutan Proyek Strategis

MEDIASATYA.CO.ID – Harapan masyarakat Kabupaten Paser untuk memiliki bandara akhirnya kembali menemukan titik terang. Setelah…

1 bulan ago

60 Pelajar, 15 Sekolah, Satu Panggung: Regenerasi Teater Kaltim Menemukan Jalannya

MEDIASATYA.CO.ID – Tepuk tangan panjang menggema di Gedung Bahimung UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur,…

1 bulan ago