Berita Terbaru

Terungkap Penyebab 824 Rumah di Bontang Terendam Banjir

MEDIASATYA.CO.ID, BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang mencatat ada sebanyak 824 rumah warga Kota Taman terendam banjir hingga Senin (07/03/2025) kemarin.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan BPBD Bontang, Eko Mashudi mengatakan data ini mengacu laporan personil BPBD Bontang dan Kelurahan setempat sebelumnya hanya mencapai 671 rumah yang terendam air.

Namun, usai turap di wilayah perumahan Bontang Permai RT 7, Kelurahan Api-Api Kecamatan Bontang Utara pada pukul 13.00 jebol serta daerah Kelurahan Tanjung Laut sehingga menyebabkan 153 rumah terendam, maka totalnya menjadi 824.

“Yang terdampak banyak ya ribuan mungkin halamannya yang banjir kemudian juga dapurnya saja kemudian akses jalannya keluar masuk terhalang tapi rumahnya gak masuk air itu kan yang terdampak ya,” katanya.

Selain terendam banjir, bencana lainnya yang menimpa warga Bontang yaitu longsor. Dirincikannya ada 2 di Berbas Pantai di RT 7 yang kena 2 rumah dan RT 14 satu rumah.

Serta di Kelurahan Gunung Elai ada satu rumah longsor tapi tidak mengenai badan rumah, hanya halaman rumahnya kiri kanan.

“Kalo di loktuan itu bukan kategori longsor tapi rumah roboh,” ucapnya.

Pria yang pernah menjabat Lurah Bontang Kuala ini memaparkan kawasan yang paling banyak huniannya terendam banjir yakni, Kelurahan Api-Api.

Dimulai dari belakang toko X-Toys hingga Perumahan Bontang Permai.

Kemudian di wilayah Kecamatan Bontang Barat yakni Kelurahan Kanaan dan Kelurahan Gunung Telihan.

“Di Tanjung Laut Indah RT 21 jalan belanak tanjung laut indah juga banyak rumah rumah yang terendam,” paparnya.

Menurut BPBD Bontang, banjir yang menimpa beberapa wilayah di Kota Taman ini ditenggarai oleh beberapa hal.

Di antaranya intensitas hujan yang tinggi sesuai dengan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) curah hujan di Kaltim akan tinggi pada hari raya lebaran. Ditambah lagi air konda, sehingga air dari hulu yang ke laut tertahan sehingga meluber ke pemukiman.

Selain itu, Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini sudah mulai berkurang, lantaran telah menjadi pemukiman maupun bangunan lainnya, sehingga daerah resap air berkurang.

Serta drainase-drainase yang buntu atau terdapat sedimen sehingga butuh diperbaiki.

“Memang ini kan namanya hujan dengan intensitas tinggi berdasarkan data BMKG ini kan setiap 5 tahun sekali. Dan air pasang selama 7 hari kedepan,” jelasnya.

Untuk mengatasi itu, lanjut pria yang pernah menjabat Wakil Direktur RSUD Taman Husada perlunya langkah-langkah secara teknis, seperti penyiapan pompa, pembuatan folder itu memang harus segera dilakukan.

Walikota telah memerintahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ketika melakukan peninjauan lokasi untuk segera memperbaiki darainase, pembuatan titik-titik pintu air untuk mengatur distribusi air keluar masuknya kemudian ketiga untuk perbaikan turap turap.

Serta diimbau untuk lebih giat lagi melakukan gotong royong membersihkan lingkungan masing-masing, terutama pembersihan saluran air yang tersumbat atau terdapat sedimen.

“walikota sudah memerintahkan untuk pembuatan folder itu harus dipercepat. Perbaikan perbaikan drainase yang utama, serta memerintahkan untuk lebih terarah bukan hanya membuat drainase yang berputar di pemukiman tetapi harus jelas pembuangannya kemana,” ujarnya.

Untuk pemberian bantuan kepa korban bencana masih menunggu kordinasi dengan Kepala BPBD Bontang.

Pasalnya pihaknya memiliki logistik dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diperuntukkan untuk korban bencana. (Redaksi/Pace)

 

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Respons Abdulloh Soal Isu Gaji Pekerja RDMP Balikpapan: Proyek Besar Tak Boleh Abaikan Hak Buruh

MEDIASATYA.CO.ID, BALIKPAPAN - Di tengah kabar gaji pekerja proyek RDMP Balikpapan yang belum terbayar hingga…

3 minggu ago

Perjuangan Abdulloh Kawal Pembangunan Bank Darah RSUD Kanujoso Balikpapan: Kesehatan Warga Utama

MEDIASATYA.CO.ID - Di tengah ketatnya ruang fiskal APBD 2026, satu isu yang tampaknya tak bisa…

3 minggu ago

Denyut Kesenian di Bontang: 10 Teater Pelajar Kaltim dan Perayaan Proses Bernama AKSARA

MEDIASATYA.CO.ID — Lampu-lampu panggung di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang kembali menyala. Tirai…

1 bulan ago

Pesepeda Ramaikan Jalan Berau Lewat Abissia Bike Gelar Berau Night Ride

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Abissia Bike mengadakan kegiatan Berau Night Ride pada Jumat malam (30/1/2026). Lebih…

1 bulan ago

DPRD Kaltim Sidak Tambang Singlurus, Abdulloh: Pastikan Hak Warga Samboja Tak Hilang

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh “Kegiatan usaha, terutama pertambangan, tidak boleh berjalan dengan mengorbankan…

1 bulan ago

KPK Panggil Aura Kasih? Telusuri Dana Non-Budgeter Kasus Korupsi yang Seret Ridwan Kamil

MEDIASATYA.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil penyanyi Aura Kasih untuk dimintai keterangan…

3 bulan ago