Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikri
“Dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan terjadinya tindak kriminal. Sehingga warga sekitar tidak nyaman melintas,”
MEDIASATYA.COM, BONTANG – Penerangan Jalan Soekarno Hatta menuju Kelurahan Bontang Lestari sangat minim.
Kondisinya gelap gulita saat malam hari.
Hal ini membuat masyarakat sekitar merasa sangat rawan untuk melintas.
Ketua Komisi C DPRD Bontang Alfin Rausan Fikri mengatakan memang terdapat Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan tersebut akan tetapi hanya ada beberapa yang menyala, sedangkan yang lainnya padam.
Sebab itu warga pun mengadukan kondisi tersebut kepadanya baik itu melalui media sosial maupun tatap muka.
“Dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan terjadinya tindak kriminal. Sehingga warga sekitar tidak nyaman melintas,” ungkap Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikri saat dihubungi media ini.
Setelah melihat langsung kondisi tersebut dan aduan dari masyarakat, Legislatif Bontang tersebut langsung mengusulkan agar Pemerintah Kota Bontang segera memasang lampu PJU tahun ini.
Hal ini disampaikannya saat rapat dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang beberapa waktu lalu di Sekretariat DPRD Bontang.
“Saya desak Dishub yang mempunyai kewenangan terkait PJU, untuk prioritaskan memperbaiki PJU,” tegasnya.
Politisi Golkar ini menyampaikan bahwa Dishub akan segera memasang PJU tambahan di kawasan tersebut agar warga tidak khawatir lagi saat melintas.
“Plt Kadishub Jainuddin Pulung sudah menyampaikan ke saya insyaallah akan direalisasikan,” katanya.
Operasi Keselamatan Mahakam 2025 Polres Bontang Tindak 873 Pengendara
Polres Bontang melakukan penindakan pelanggaran lalulintas sebanyak 873 pelanggaran saat Pelaksanaan Operasi Keselamatan 2025 yang dilaksanakan selama 14 hari mulai dari 10 – 23 Februari 2025.
Kapolres Bontang melalui Kasat Lantas AKP Purwo Asmadi memaparkan masing masing 422 pelanggar dikenakan sanksi tilang dan 451 sanksi teguran. Pelanggaran terbanyak adalah pelanggaran kelengkapan administrasi mengemudi baik SIM maupun STNK.
“Serta pelanggaran perlengkapan Ranmor yang tidak memenuhi syarat teknis dan laik jalan,” paparnya.
Kegiatan ini, lanjut pria berpangkat tiga balok di pundak ini mempunyai target utama menciptakan kesadaran masyarakat untuk berlalu lintas yang berkeselamatan dengan upaya pre emtip, preventif dan penegakan hukum aturan lalu lintas.
Berbagai hal telah dilakukan dalam pelaksanaan operasi ini mulai dari kegiatan edukasi dan himbauan lalu lintas, pergelaran personil pada jam padat aktivitas masyarakat hingga penegakan hukum terhadap pelanggaran aturan Lalu Lintas.
Dengan pelaksanaan operasi ini juga diharapkan tumbuh kesadaran pribadi masyarakat pengguna jalan untuk berperilaku yang berkeselamatan.
“Tercatat bahwa selama 14 hari pelaksanaan operasi, kejadian Laka Lantas di wilayah hukum Polres Bontang NIHIL,” katanya. (Redaksi/Pace)
MEDIASATYA.CO.ID, BALIKPAPAN - Di tengah kabar gaji pekerja proyek RDMP Balikpapan yang belum terbayar hingga…
MEDIASATYA.CO.ID - Di tengah ketatnya ruang fiskal APBD 2026, satu isu yang tampaknya tak bisa…
MEDIASATYA.CO.ID — Lampu-lampu panggung di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang kembali menyala. Tirai…
MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Abissia Bike mengadakan kegiatan Berau Night Ride pada Jumat malam (30/1/2026). Lebih…
Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh “Kegiatan usaha, terutama pertambangan, tidak boleh berjalan dengan mengorbankan…
MEDIASATYA.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil penyanyi Aura Kasih untuk dimintai keterangan…