Pengelolaan Lapak UMKM CFD Berau Harus Transparan, Sri Kumalasari Minta Kepastian

Berau, Mediasatya.com – Pengalihan pengelolaan 128 lapak UMKM Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani ke Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Barintak Kelurahan Bugis menarik perhatian Anggota DPRD Berau dari Fraksi Golkar, Sri Kumalasari. Ia menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan lapak agar tidak memicu masalah di kalangan pedagang UMKM.

Sri Kumalasari menyatakan bahwa meski kehadiran Pokdarwis dalam pengelolaan lapak UMKM diapresiasi, prosesnya harus dilakukan secara terbuka, terutama mengenai kebijakan iuran dan regulasi yang diterapkan kepada pedagang.

Isu yang mencuat di masyarakat terkait kenaikan iuran lapak dari Rp10 ribu menjadi Rp15 ribu per pekan menjadi perhatian serius. Menurut Sri Kumalasari, kenaikan tersebut harus adil dan tidak memberatkan pedagang yang masih dalam masa pemulihan ekonomi pasca-pandemi.

“Kenaikan iuran yang dilaporkan ini memang menjadi perhatian, terutama bagi para pelaku UMKM yang mungkin masih dalam proses pemulihan ekonomi pasca-pandemi. Saya harap, jika memang ada kenaikan, harus ada penjelasan yang jelas ke mana saja dana tersebut dialokasikan,” tegasnya.

Sri Kumalasari juga meminta pemerintah daerah, terutama Kelurahan Bugis dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), segera memberikan kepastian nasib pedagang CFD. Hingga saat ini, para pelaku UMKM masih menunggu kejelasan terkait izin berjualan untuk pekan depan.

“Pokdarwis memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keberlangsungan kegiatan UMKM di CFD. Oleh karena itu, mereka harus memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan tidak merugikan pedagang dan tetap mengutamakan kepentingan bersama,” ucapnya, Selasa (8/10/2024).

Selain itu, Sri Kumalasari berharap pelaku UMKM yang sudah lama berjualan di CFD tetap diberikan ruang untuk berkontribusi. Ia menekankan bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi lokal yang harus diperhatikan dengan baik.

“Semua pihak harus diajak duduk bersama agar solusi yang diambil benar-benar mencerminkan kepentingan bersama. Jangan sampai ada pihak yang merasa dirugikan,” tutupnya.

Indra/Rdk/ADV

Satya Media Creative

Recent Posts

Seni di Era AI Jadi Bahasan di Universitas Terbuka Samarinda, Fachri Mahayupa: Carilah Makna

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Puluhan mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Samarinda mengangkat telepon genggam mereka hampir bersamaan,…

2 hari ago

Abdulloh Bergerak ke BPH Migas, DPRD Kaltim Perjuangkan Tambahan Kuota Pertalite

MEDIASATYA.CO.ID — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sering kali tidak berhenti di SPBU. Di…

5 hari ago

Tio: Biliar Mirip Politik! Yang Dipukul di Sini Bisa Masuk di Sana

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Meja biliar menjadi titik temu wartawan, mitra media, dan pegiat olahraga dalam…

2 minggu ago

Abdulloh Dorong Bandara Kalimarau Berau Naik Kelas, Jadi Gerbang Wisata Internasional Kaltim

MEDIASATYA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong peningkatan status Bandara Kalimarau di…

1 bulan ago

Abdulloh Kawal Kebangkitan Bandara Tanah Grogot, DPRD Kaltim Dorong Keberlanjutan Proyek Strategis

MEDIASATYA.CO.ID – Harapan masyarakat Kabupaten Paser untuk memiliki bandara akhirnya kembali menemukan titik terang. Setelah…

1 bulan ago

60 Pelajar, 15 Sekolah, Satu Panggung: Regenerasi Teater Kaltim Menemukan Jalannya

MEDIASATYA.CO.ID – Tepuk tangan panjang menggema di Gedung Bahimung UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur,…

1 bulan ago