PDAM Resmi Turunkan Tarif Air, Warga Berau Ngeluh Air Tak Sejernih Dulu

Warga Berau, Sri Untari

“Boleh saya katakan air yang saat ini mengalir cenderung keruh, tidak sebersih dan sejernih dulu beda jauh dibandingkan beberapa tahun yang lalu,” keluhnya.

MEDIASATYA.COM, BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menerbitkan Surat Keputusan (SK) Bupati tentang Penetapan Tarif Air Minum Pada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Batiwakkal Berau per tanggal 14 Januari 2025.

Dalam SK Bupati Nomor 10 tahun 2025 tersebut menegaskan bahwa pembayaran air bersih Perumda Air Minum Batiwakkal dikembalikan ke tarif semula.

Hal ini menandakan bahwa surat keputusan sebelumnya yang mengatur hal yang sama secara resmi tidak berlaku. 

Para pelanggan pun bisa kembali membayar penggunaan air bersih sesuai dengan besaran yang sama sebagaimana tahun 2011.

Secara resmi SK Bupati Berau ini diserahkan langsung kepada Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman dan Dewan Pengawas Perumda Air Minum Batiwakkal, Mustakim Suharjana, oleh Plt Asisten II Setda Berau, Rusnan Hefni, Rabu (15/1/2025) di ruang rapat Bagian Perekonomian Setda Berau.

Plt Asisten II Rusnan Hefni, menyampaikan bahwa pengembalian tarif ini merupakan kebijakan pemerintah daerah yang telah disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dan juga DPRD Berau beberapa waktu lalu.

“Kita menindaklanjuti arahan yang disampaikan langsung oleh Bupati terkait penyesuaian tarif Perumdam Batiwakkal,” katanya.

Terkait implementasi dengan adanya penyesuaian tarif ini Pemkab Berau menyerahkan sepenuhnya kepada Perumda Air Minum Batiwakkal.

Termasuk juga terhadap pelanggan yang telah melakukan pembayaran sebelumnya. 

Direktur Perumdam Batiwakkal, Saipul Rahman, menegaskan akan langsung melakukan penyesuaian terkait dengan Surat Keputusan Bupati Berau yang telah ditetapkan.

“Kita siap melaksanakan dan pelanggan yang sudah membayar akan dikonversi pada pembayaran berikutnya,” ucapnya. 

Kabar tentang pengembalian tarif Air Minum Perumda Batiwakkal ini disambut gembira khususnya oleh ibu rumah tangga di kabupaten Berau, Sri Untari salah satunya.

“Berarti beban finansial yang sebelumnya terasa berat menjadi lebih ringan,” ucapnya.

Kemudian ia melanjutkan memberi komentar tentang kondisi air yang ia rasa tidak lagi jernih.

“Boleh saya katakan air yang saat ini mengalir cenderung keruh, tidak sebersih dan sejernih dulu beda jauh dibandingkan beberapa tahun yang lalu,” keluhnya.

Tak ketinggalan, ia berharap Perumda Batiwakkal bisa memperbaiki kualitas air yang disalurkan ke masyarakat.

“Saya berharap PDAM dapat melakukan pemeliharaan sistem filter air dan jaringan pipa secara berkala, untuk mencegah kebocoran dan meningkatkan kualitas air supaya airnya jauh lebih bersih lagi,” tutupnya. (Prokopim/Git)

Satya Media Creative

Recent Posts

Seni di Era AI Jadi Bahasan di Universitas Terbuka Samarinda, Fachri Mahayupa: Carilah Makna

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Puluhan mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Samarinda mengangkat telepon genggam mereka hampir bersamaan,…

3 hari ago

Abdulloh Bergerak ke BPH Migas, DPRD Kaltim Perjuangkan Tambahan Kuota Pertalite

MEDIASATYA.CO.ID — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sering kali tidak berhenti di SPBU. Di…

7 hari ago

Tio: Biliar Mirip Politik! Yang Dipukul di Sini Bisa Masuk di Sana

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Meja biliar menjadi titik temu wartawan, mitra media, dan pegiat olahraga dalam…

2 minggu ago

Abdulloh Dorong Bandara Kalimarau Berau Naik Kelas, Jadi Gerbang Wisata Internasional Kaltim

MEDIASATYA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong peningkatan status Bandara Kalimarau di…

1 bulan ago

Abdulloh Kawal Kebangkitan Bandara Tanah Grogot, DPRD Kaltim Dorong Keberlanjutan Proyek Strategis

MEDIASATYA.CO.ID – Harapan masyarakat Kabupaten Paser untuk memiliki bandara akhirnya kembali menemukan titik terang. Setelah…

1 bulan ago

60 Pelajar, 15 Sekolah, Satu Panggung: Regenerasi Teater Kaltim Menemukan Jalannya

MEDIASATYA.CO.ID – Tepuk tangan panjang menggema di Gedung Bahimung UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur,…

1 bulan ago