Kaltim, Mediasatya.com – Pengamat Politik dari Universitas Mulawarman (UNMUL), Budiman Chosiah, mengungkapkan keheranannya terhadap kondisi politik di Kalimantan Timur (Kaltim), yang semakin diwarnai kejadian absurd. Pasangan petahana yang memiliki elektabilitas tinggi dalam survei, yakni Isran Noor dan Hadi Mulyadi, diketahui tidak dapat mengikuti kontestasi politik kali ini.
Budiman mengatakan Isran Noor bersama Hadi Mulyadi harus bergerak cepat untuk bisa menyelamatkan demokrasi di Kaltim.
“Sangat aneh dan lucu ketika incumbent yang elektabilitasnya termasuk tinggi di survei tidak ikut kompetisi dan tidak bisa mendapatkan partai atau tidak bisa meyakinkan partai,” Ucapnya.
Ia menganggap strategi politik yang digunakan pasangan petahana perlu direvisi karena dianggap terlalu lamban. Menurutnya Politik di Indonesia itu cenderung dinamis.
“Meskipun ada surat tugas atau rekomendasi, penentuannya adalah saat proses pendaftaran yang mendapat dukungan pasti dari partai,” jelasnya.
Fenomena kotak kosong dalam kontestasi kepala daerah di Indonesia juga menjadi perhatian serius Budiman. Dia menilai bahwa hal ini menunjukkan potensi terkikisnya demokrasi di Indonesia.
“Jika pasangan petahana gagal dalam meyakinkan partai, akan ada penolakan dari masyarakat jika hanya ada satu pasangan calon,” tambahnya.
Budiman juga memprediksi bahwa potensi terbentuknya calon boneka yang dikeluarkan oleh partai politik bisa menjadi strategi alternatif.
“Ketika terjadi penolakan, ada kemungkinan muncul calon boneka sebagai strategi memenangkan kontestasi, hal ini sudah terjadi di banyak daerah,” pungkasnya.
Kondisi ini, menurut Budiman, menunjukkan bahwa dinamika politik di Kaltim sedang menghadapi tantangan yang signifikan menjelang pemilihan kepala daerah mendatang.
Aldi/rdk
MEDIASATYA.CO.ID — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sering kali tidak berhenti di SPBU. Di…
MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Meja biliar menjadi titik temu wartawan, mitra media, dan pegiat olahraga dalam…
MEDIASATYA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong peningkatan status Bandara Kalimarau di…
MEDIASATYA.CO.ID – Harapan masyarakat Kabupaten Paser untuk memiliki bandara akhirnya kembali menemukan titik terang. Setelah…
MEDIASATYA.CO.ID – Tepuk tangan panjang menggema di Gedung Bahimung UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur,…
MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…