Berita Terkini

Pakar Militer Israel Akui Serangan Iran Bisa Buat Tel Aviv Hancur Total

MEDIASATYA.CO.ID – Pakar kajian pertahanan Israel Dan Perry mengatakan bahwa serangan Israel bisa membuat Tel Aviv hancur total dalam sekejap.

Ia mewanti-wanti serangan Iran bisa membuat Tel Aviv hancur total saat saling tembak rudal dan drone terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Sejak tiga hari lalu, Israel dan Israel saling serang fasilitas pertahanan mereka. Namun, serangan itu juga mengenai permukiman penduduk.

“Bahayanya adalah eskalasi tak terkendali. Jika Iran benar-benar tak berniat meningkatkan respons mereka, saya yakin mereka mengatakan itu akan menjadi 20 kali lebih buruk dalam beberapa jam mendatang, dan itu menyebabkan kerusakan besar di Israel daripada yang sebenarnya bisa terjadi,” kata Perry, dikutip Al Jazeera, Sabtu (14/6).

Sementara itu, profesor politik Timur Tengah dari Universitas Deakin Australia, Shahram Akbarzadeh, mengatakan Iran dan Israel tampaknya siap berperang untuk jangka panjang serta lebih banyak serangan.

Amerika Serikat kemungkinan juga akan terseret.

“Saat Israel melancarkan serangan terhadap Iran, Iran harus merespons, dan saya pikir Israel sebenarnya mengandalkan dinamika ini, bahwa begitu konflik dimulai, Amerika Serikat punya kewajiban dan komitmen terhadap keamanan Israel,” kata Akbarzadeh.

Pada Jumat, Israel lebih dahulu menggempur habis-habisan Iran.

Mereka menyerang fasilitas nuklir dan persenjataan hingga permukiman penduduk di Teheran serta beberapa kota lain.

Serangan Israel menyebabkan sejumlah pejabat militer Iran tewas termasuk Kepala Staf Angkatan Bersenjata Militer Iran Mayor Jenderal Mohammad Bagheri dan Komandan Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) Mayor Jenderal Hossein Salami.

Iran tak tinggal diam. Mereka lalu meluncurkan 100 rudal sebagai serangan balasan. Israel kembali menyerang dan mewanti-wanti jika Iran tak berhenti maka Teheran akan terbakar.

Hingga Senin dini hari, saling serang Iran-Israel masih terjadi.

Perang itu menyebabkan korban di kedua pihak.
Di Iran, sebanyak 224 orang tewas dan lebih dari 1.200 mengalami luka-luka. Sementara itu, di Israel empat orang tewas dan puluhan mengalami luka-luka. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

3 minggu ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

3 minggu ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

1 bulan ago

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

2 bulan ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

2 bulan ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

2 bulan ago