Minimnya Infrastruktur Pendidikan di Pesisir dan Pedalaman Berau Jadi Sorotan DPRD Berau

Berau, Mediasatya.com– Minimnya infrastruktur pendidikan di wilayah pesisir dan pedalaman Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. Kurangnya fasilitas pendidikan di daerah-daerah ini dinilai menghambat upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat penting bagi kemajuan daerah.

Anggota DPRD Kabupaten Berau, Rudi Parasian Mangunsong, menekankan bahwa pendidikan adalah pilar utama dalam pembangunan bangsa. Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang meski cukup besar, belum mampu memenuhi kebutuhan pembangunan sekolah di wilayah terpencil.

“Pendidikan adalah urusan wajib yang diatur oleh undang-undang. Walaupun sebagian APBD sudah dialokasikan untuk sektor ini, distribusinya dari kota hingga ke pesisir dan pedalaman masih jauh dari harapan,” ujar Rudi pada Senin (11/11/2024).

Sebagai anggota DPRD yang telah menjabat selama enam periode, Rudi menegaskan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan anggaran pendidikan. Ia berkomitmen memastikan pelajar di daerah terpencil mendapatkan hak pendidikan yang setara.

“Saya berkomitmen untuk memastikan bahwa pelajar di daerah terpencil mendapatkan hak pendidikan yang setara dan berkualitas,” tegasnya.

Salah satu masalah yang disoroti Rudi adalah sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru, yang sering kali menyulitkan siswa mendaftar ke sekolah terdekat.

“Kebijakan tersebut sering kali menyulitkan siswa untuk mendaftar ke sekolah terdekat, dengan proses mendapatkan rekomendasi yang semakin sulit,” tambahnya.

Setiap tahun, permasalahan penerimaan siswa baru menjadi perdebatan yang membutuhkan solusi konkret. Selain itu, Rudi menyoroti kekurangan ruang kelas di daerah pedalaman yang memerlukan perhatian serius dari Pemerintah Daerah (Pemda).

“Penambahan gedung sekolah dan unit kelas baru sangat diperlukan untuk meningkatkan akses pendidikan,” imbuhnya.

Ia juga meminta Dinas Pendidikan untuk lebih fokus pada kelanjutan pendidikan bagi lulusan SMP dan memastikan pelajar SMA dan SMK mendapatkan hak pendidikan yang setara.

“Penting sekali untuk meningkatkan komunikasi antara Dinas Pendidikan dan pihak provinsi agar seluruh pelajar, terutama yang baru lulus, mendapatkan kesempatan pendidikan yang sama,” pungkasnya.

Aldi/Rdk/Adv

Satya Media Creative

Recent Posts

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

2 minggu ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

2 minggu ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

2 minggu ago

Di Balik Seragam Putih Abu-Abu, Amira Dirham Mengukir Prestasi di Ajang Olimpiade Nasional

MEDIASATYA.CO.ID - Di ruang kelas Sekolah Prestasi Global atau Modern Islamic School, Amira Dirham tumbuh…

1 bulan ago

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh Perdalam Ekosistem Ekspor Lewat Bangku Doktoral

MEDIASATYA.CO.ID — Di tengah kesibukannya sebagai Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, H. Abdulloh masih…

1 bulan ago

Dari Perbatasan Nunukan ke Samarinda, Puang Dirham Ubah Lapas Jadi Ruang Harapan

MEDIASATYA.CO.ID - Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, Puang Dirham mencoba menghadirkan wajah pemasyarakatan…

1 bulan ago