Berita Terbaru

Keluhan Air Keruh di Berau, PDAM Uji Coba Filter Baru

Direktur PDAM Berau, Saipul Rahman

“Insya Allah, awal Oktober, kualitas air bersih yang kami salurkan ke pelanggan sudah normal. Sementara ini, masyarakat diminta bersabar dan mengikuti petunjuk penggunaan air,”

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal tengah melakukan uji coba filter baru untuk meningkatkan kualitas air bersih yang disalurkan ke pelanggan.

Langkah ini dilakukan menyusul laporan warga terkait air keruh di beberapa wilayah, terutama yang terhubung dengan satu Instalasi Pengolahan Air (IPA).

Direktur Perumdam Air Minum Batiwakkal, Saipul Rahman, mengungkapkan bahwa kondisi air keruh disebabkan ketidakseimbangan antara kapasitas produksi dan kebutuhan pelanggan.

“Sebelumnya, kapasitas produksi hanya 200 liter per detik, sementara kebutuhan mencapai 270 liter per detik. Filter baru ini dibangun untuk menambah kapasitas agar distribusi air lebih optimal,” jelasnya Jumat (19/9/2025).

Saipul menerangkan uji coba filter akan dijadwalkan berlangsung hingga pertengahan September, dengan target rampung pada awal Oktober.

“Insya Allah, awal Oktober semuanya sudah kembali normal,” tambanya.

Ia menegaskan bahwa tidak semua area terdampak, dan pihak PDAM akan langsung melakukan flashing pada jaringan pipa bila ada laporan air keruh.

Menurut Saipul, pembangunan filter baru ini merupakan salah satu upaya untuk menyeimbangkan kapasitas produksi dengan permintaan pelanggan tanpa mengurangi jumlah air yang diterima warga.

“Kalau kapasitas produksi disesuaikan dengan standar awal, beberapa pelanggan bisa tidak mendapat air. Makanya kami bangun filter baru, yang saat ini masih dalam tahap uji kelayakan,” katanya.

Selain itu, ia juga diimbau mengimbau untuk tidak langsung menggunakan air keruh dari keran.

Saipul menyarankan agar air dialirkan selama 2–3 menit hingga jernih, serta memanfaatkan tandon air sebagai alternatif penyimpanan yang lebih aman.

Pihaknya juga memantau laporan masyarakat melalui media sosial maupun jalur pengaduan resmi.

“Silakan masyarakat langsung hubungi kami atau kirim nomor WhatsApp agar petugas bisa turun ke lapangan. Kami terbuka menerima keluhan agar segera ditangani,” pungkasnya. (Redaksi/Git)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

3 minggu ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

3 minggu ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

1 bulan ago

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

2 bulan ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

2 bulan ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

2 bulan ago