KEK di Kalimantan Harus Utamakan Masyarakat Lokal

Berau, Mediasatya.com – Pemerintah didorong untuk memastikan kesejahteraan masyarakat lokal dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kalimantan Timur. Anggota DPRD Berau dari Fraksi PKS, Sakirman, menyatakan dukungannya terhadap pembentukan KEK, khususnya di Kabupaten Kutai Timur melalui proyek KEK Batuta Chemical Industrial Park (BCIP).

Sakirman menekankan bahwa proyek besar tersebut harus memberi manfaat nyata bagi warga setempat, bukan hanya bagi investor atau pekerja dari luar.

“Kami sangat mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan KEK, terlebih dengan target investasi Rp 61,51 triliun yang bisa menyerap lebih dari 400 ribu tenaga kerja. Namun, yang terpenting adalah masyarakat lokal harus merasakan langsung manfaatnya,” ujar Sakirman, Jumat (4/10/2024).

Sakirman juga menegaskan pentingnya memberi prioritas kepada tenaga kerja lokal dan mendukung pelatihan keterampilan agar masyarakat setempat bisa berpartisipasi penuh dalam proyek tersebut.

“Jangan sampai proyek ini hanya menguntungkan pihak luar, sementara masyarakat lokal tidak mendapat kesempatan yang sama,” tegasnya.

Selain kesejahteraan masyarakat, Sakirman mengingatkan bahwa dampak lingkungan juga harus menjadi perhatian utama. Pembangunan KEK BCIP berada di wilayah yang rentan secara ekologis, sehingga perlu dijalankan dengan prinsip-prinsip ramah lingkungan demi keberlanjutan.

“Industri besar harus mematuhi aturan lingkungan yang ketat, karena Kalimantan merupakan paru-paru dunia. Jangan sampai pembangunan ini merusak aset lingkungan yang sangat penting,” tambahnya.

Sakirman berharap agar pengembangan KEK tidak hanya memberikan keuntungan jangka pendek, tetapi juga mendukung pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Timur dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat lokal.

“Kami di DPRD akan terus memantau proyek ini agar kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan tetap menjadi prioritas,” tutupnya.

indra/rdk/adv

Satya Media Creative

Recent Posts

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

3 minggu ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

3 minggu ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

1 bulan ago

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

2 bulan ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

2 bulan ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

2 bulan ago