Berita Terbaru

Kasus Pelabuhan Jelemuq Naik Penyidikan Kejari Kubar, Abdul Rais: Berantas Mafia Tambang Ilegal

MEDIASATYA.CO.ID, KUBAR – Kasus dugaan penyalahgunaan wewenang penggunaan Pelabuhan Jelemuq di Kampung Linggang Jelemuq, Kecamatan Tering, terus bergulir.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Barat resmi menaikkan status perkara ini dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Kuasa hukum pelapor, Abdul Rais, membenarkan perkembangan kasus hukum tersebut.

“Kami mengacungi jempol atas keberanian Kejari Kubar dalam penegakkan hukum. Yakni memberantas mafia tambang dan ilegal mining,” ujarnya.

Menurut Rais, Kejari Kubar telah memeriksa sejumlah pihak, termasuk Direktur Perusda Wiltertram, serta melakukan koordinasi dengan Polres Kutai Barat terkait barang bukti yang sudah disita.

“Kami mengharapkan laporan ke Kapolri, Kapolda, Polres Kubar ada perkembangan. Tidak jalan di tempat. Minimal hasilnya sama seperti yang dilakukan jajaran Kejaksaan, khususnya Kejari Kubar. Berkas naik ke penyidikan,” ucapnya.

Sebagai informasi, kasus ini mencuat setelah Pelabuhan Jelemuq diduga igunakan untuk menumpuk sekitar 30 ribu metrik ton batu bara ilegal.

Hingga kini, belum ada kejelasan siapa pemilik batu bara tersebut.

Menilai adanya penyalahgunaan kewenangan dalam penggunaan fasilitas pelabuhan, Aliansi Penyelamat Hutan Kutai Barat (APHKB) melayangkan laporan resmi ke Kejari Kubar pada Mei 2025.

Selain Pelabuhan Jelemuq, APHKB juga meminta aparat hukum menindak tegas kasus serupa di Pelabuhan Royoq, Kampung Sekolaq Oday, Kecamatan Sekolaq Darat.

Mereka menilai praktik penumpukan batu bara ilegal tidak hanya merugikan negara hingga miliaran rupiah, tetapi juga menimbulkan kerusakan lingkungan serius di kawasan hulu Kutai Barat. (RED)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

1 bulan ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

1 bulan ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

1 bulan ago

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

2 bulan ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

2 bulan ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

2 bulan ago