Anggota DPRD Berau, Sutami
“Kami tidak boleh berasumsi. Fakta di lapangan harus didukung data resmi dari dinas terkait. Jika ada data dan terbukti, barulah kita bisa kita kirim panggilan ke perusahaan”
MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menegaskan pihaknya belum bisa memberikan pernyataan resmi terkait isu maraknya tenaga kerja dari luar daerah yang disebut bekerja di PT Nusantara Energy.
Menurutnya, DPRD masih menunggu data valid dari instansi terkait sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
“Kami tidak boleh berasumsi. Fakta di lapangan harus didukung data resmi dari dinas terkait. Jika ada data dan terbukti, barulah kita bisa kita kirim panggilan ke perusahaan,” ujarnya.
Sutami memaparkan, urusan ketenagakerjaan sebenarnya menjadi ranah pembahasan Komisi I DPRD Berau, sementara Komisi II yang ia duduki lebih fokus pada sektor lingkungan dan perindustrian.
Meski begitu, ia memastikan siap berkoordinasi jika ada temuan yang relevan dengan bidang tugasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa PT Nusantara Energy milik Presiden Prabowo saat ini belum sepenuhnya beroperasi.
“Kalau perusahaannya sudah berjalan dan ditemukan fakta-fakta di lapangan, kami bisa langsung berkoordinasi. Namun, saat ini belum sampai ke tahap itu,” jelasnya.
Sutami menegaskan DPRD akan bersikap tegas jika data resmi menunjukkan adanya pelanggaran terhadap ketentuan penyerapan tenaga kerja lokal.
“Kami tidak ingin mengambil keputusan dini, kita tunggu data resmi. Jangan sampai berspekulasi tanpa bukti,” pungkasnya. (GIT/ADV)
MEDIASATYA.CO.ID, BALIKPAPAN - Di tengah kabar gaji pekerja proyek RDMP Balikpapan yang belum terbayar hingga…
MEDIASATYA.CO.ID - Di tengah ketatnya ruang fiskal APBD 2026, satu isu yang tampaknya tak bisa…
MEDIASATYA.CO.ID — Lampu-lampu panggung di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang kembali menyala. Tirai…
MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Abissia Bike mengadakan kegiatan Berau Night Ride pada Jumat malam (30/1/2026). Lebih…
Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh “Kegiatan usaha, terutama pertambangan, tidak boleh berjalan dengan mengorbankan…
MEDIASATYA.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil penyanyi Aura Kasih untuk dimintai keterangan…