Advetorial

DPRD Berau Soroti SILPA dan Dorong Hilirisasi Sektor Unggulan Jelang Paripurna APBD 2024

Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto

“Kita akan bersama mendengar laporan pertanggungjawabannya APBD bersama dalam rapat paripurna nanti.”

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau menjadwalkan agenda rapat paripurna untuk membahas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024.

Rencananya rapat yang diagendakan pada 30 Juni 2025 akan mengkaji efektivitas anggaran daerah sekaligus menyusun arah kebijakan pembangunan ke depan.

Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menyatakan bahwa pembahasan APBD bukan sekadar formalitas, melainkan untuk menilai sejauh mana program pembangunan berjalan dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kita akan bersama mendengar laporan pertanggungjawabannya APBD 2024 bersama dalam rapat paripurna nanti,” ujarnya.

Salah satu perhatian DPRD dalam rapat adalah besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) yang masih menjadi persoalan berulang tiap tahun.

Tingginya SILPA dinilai mencerminkan belum optimalnya penyerapan anggaran oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang pada akhirnya berpotensi menghambat percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Politisi Golkar ini mengatakan, evaluasi anggaran tak cukup hanya berfokus pada serapan belanja, melainkan juga harus diarahkan pada penyusunan strategi pembangunan jangka panjang yang berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Sektor seperti pertanian dan perkebunan harus kita pikirkan peluang hilirisasinya. Jangan hanya berhenti di bahan mentah,” katanya.

Ia menekankan bahwa melalui hilirisasi, produk unggulan lokal bisa memiliki nilai tambah lebih tinggi, sekaligus menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat secara lebih merata.

Selain pertanian, Subroto juga menyoroti potensi sektor pariwisata Berau yang menurutnya belum tergarap optimal.

“Pariwisata juga perlu kita dorong karena potensinya besar, tapi tentu perlu dukungan dana yang lebih maksimal,” tutupnya. (GIT/ADV)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

2 minggu ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

2 minggu ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

4 minggu ago

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

1 bulan ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

1 bulan ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

1 bulan ago