DPRD Berau Miris Kondisi Jalan Rusak Kecamatan Segah, Arman Curiga Truk Sawit Jadi Penyebab

Anggota DPRD Berau, Arman Nofriansyah

“Dulu kita tempuh dari Tanjung sampai sini (Segah) kurang lebih 1 jam. Sekarang butuh 2 jam 15 menit,”

MEDIASATYA.COM, BERAU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Arman Nofriansyah menyoroti kondisi jalan yang rusak di Kecamatan Segah.

Khususnya jalan yang menghubungkan Tanjung Redeb menuju Kecamatan Segah.

Dalam agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), pada beberapa waktu lalu, ia menekankan perlunya perhatian lebih terhadap infrastruktur di wilayah tersebut.

Arman menyesalkan kondisi jalan yang semakin memburuk, yang berdampak pada waktu tempuh perjalanan yang semakin lama.

“Dulu kita tempuh dari Tanjung sampai sini (Segah, RED) kurang lebih 1 jam. Sekarang butuh 2 jam 15 menit,” ungkapnya.

Ia menyebut, selama ini wilayah perkotaan banyak proyek pembangunan yang berlangsung, namun Kecamatan Segah seolah tertinggal.

“Di kota luar biasa pembangunannya. Tapi di Segah ini kayaknya tertinggal betul,” keluhnya.

Arman menyebut bahwa Kecamatan Segah adah kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak kelima, juga ditempati banyak perusahaan.

Kendati begitu, banyak kondisi jalan yang rusak mengakibatkan kerugian bagi masyarakat, utamanya petani.

Ia mengingatkan perusahaan-perusahaan yang hadir dalam musrenbang tersebut untuk tidak mengabaikan tanggung jawabnya.

Di kesempatan yang sama, ia memberi pujian kepada salah satu perusahaan atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat, namun ia juga mengkritik perusahaan tersebut karena tidak menutup lubang di dekat lokasi mereka.

“Luar biasa bantuan bapak ke masyarakat, tapi lubang dekat perusahaan bapak tidak bisa bapak tutupi,” tegasnya.

Arman menduga bahwa muatan tonase dari truk-truk pembawa sawit juga menjadi penyebab rusaknya jalan.

“Dari yang muatan maksimal 8 ton ditambah jadi lebih dari 10 ton, bisa gak bapak tidak membeli dari kendaraan itu,” sarannya kepada pemilik perusahaan sawit yang hadir.

Ia turut meminta perusahaan untuk dapat memberikan reaksi cepatnya menangani persoalan jalan ini.

“Kami beri waktu 1 minggu untuk perusahaan dapat memperbaiki jalan, karena sebentar lagi ini bulan Ramadhan jadi saya minta komitmennya,” pintanya.

Kemudian, ia menganjurkan perusahaan-perusahaan dapat berkoordinasi dengan pihak DPUPR Berau, ketika memang diperlukan.

“Kalau memang kendala di alat dapat berkoordinasi dengan DPUPR untuk itu,” terangnya. (Redaksi)

Satya Media Creative

Recent Posts

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

4 minggu ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

4 minggu ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

1 bulan ago

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

2 bulan ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

2 bulan ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

2 bulan ago