Advetorial

DPRD Berau Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Usaha Tani di Wilayah Pesisir

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – DPRD Berau menyoroti urgensi pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan usaha tani di wilayah pesisir sebagai bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan petani lokal.

Anggota DPRD Berau, Frans Lewi, yang menilai akses jalan pertanian yang layak sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir yang mayoritas bergantung pada sektor pertanian.

Dalam keterangannya, Frans mengungkapkan bahwa kondisi jalan usaha tani di sejumlah kampung pesisir seperti Kecamatan Biduk-Biduk, Talisayan, dan Batu Putih masih jauh dari memadai. Kerusakan jalan yang parah, terutama saat musim hujan, menyulitkan petani mengangkut hasil panen ke pasar.

“Memang masih banyak persoalan di pesisir, tapi jalan usaha tani ini menyangkut hajat hidup banyak orang. Tanpa akses jalan yang baik, petani kita akan terus kesulitan. Maka dari itu, ini harus jadi perhatian utama,” ujar Frans.

Ia menambahkan bahwa buruknya infrastruktur jalan tak hanya menurunkan efisiensi distribusi, tetapi juga berdampak pada harga jual hasil panen. Tingginya biaya angkut dan risiko kerusakan selama perjalanan membuat pendapatan petani tertekan.

“Kalau jalannya rusak, biaya angkut jadi mahal, hasil panen juga bisa rusak di perjalanan. Ujung-ujungnya, petani yang rugi,” lanjutnya.

Frans mendorong agar pemerintah daerah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta Dinas Pertanian dan Peternakan, segera menyusun skala prioritas pembangunan jalan usaha tani. Ia juga menyarankan agar program ini masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta menjadi bagian dari kebijakan afirmatif terhadap wilayah pesisir.

“Ini bukan soal satu dua kampung, tapi kebutuhan mendesak seluruh masyarakat pesisir. Pemerintah harus segera memetakan mana-mana saja yang paling butuh intervensi cepat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Frans mengingatkan agar perbaikan jalan tidak hanya berorientasi pada fisik jalan, melainkan juga memperhatikan keberlanjutan infrastruktur, seperti sistem drainase, daya tahan terhadap cuaca ekstrem, dan konektivitas dengan jalur distribusi utama.

“Jangan hanya sekadar diaspal atau diratakan. Harus dipikirkan keberlanjutan dan konektivitasnya. Kalau bisa terhubung dengan jalan utama, akses petani akan jauh lebih terbantu,” tutupnya. (GIT/ADV)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Respons Abdulloh Soal Isu Gaji Pekerja RDMP Balikpapan: Proyek Besar Tak Boleh Abaikan Hak Buruh

MEDIASATYA.CO.ID, BALIKPAPAN - Di tengah kabar gaji pekerja proyek RDMP Balikpapan yang belum terbayar hingga…

3 minggu ago

Perjuangan Abdulloh Kawal Pembangunan Bank Darah RSUD Kanujoso Balikpapan: Kesehatan Warga Utama

MEDIASATYA.CO.ID - Di tengah ketatnya ruang fiskal APBD 2026, satu isu yang tampaknya tak bisa…

3 minggu ago

Denyut Kesenian di Bontang: 10 Teater Pelajar Kaltim dan Perayaan Proses Bernama AKSARA

MEDIASATYA.CO.ID — Lampu-lampu panggung di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang kembali menyala. Tirai…

1 bulan ago

Pesepeda Ramaikan Jalan Berau Lewat Abissia Bike Gelar Berau Night Ride

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Abissia Bike mengadakan kegiatan Berau Night Ride pada Jumat malam (30/1/2026). Lebih…

1 bulan ago

DPRD Kaltim Sidak Tambang Singlurus, Abdulloh: Pastikan Hak Warga Samboja Tak Hilang

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh “Kegiatan usaha, terutama pertambangan, tidak boleh berjalan dengan mengorbankan…

1 bulan ago

KPK Panggil Aura Kasih? Telusuri Dana Non-Budgeter Kasus Korupsi yang Seret Ridwan Kamil

MEDIASATYA.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil penyanyi Aura Kasih untuk dimintai keterangan…

3 bulan ago