Dedy Okto Akan Panggil Direktur RSUD dr Abdul Rivai, Terkait Tarif Yang Naik.

Berau, Mediasatya.com – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto akan menelusuri secara mendalam terkait kenaikan tarif pelayanan kesehatan di RSUD Abdul Rivai yang mencapai hingga 300 persen.

“Kenaikan tarif tersebut tidak dapat diterima begitu saja, mengingat seharusnya kenaikan tarif rumah sakit harus melalui mekanisme yang jelas, termasuk pembahasan bersama pemerintah daerah dan legislatif,” ucapnya Kamis (7/11/2024).

“Setahu saya, pengajuan kenaikan tarif rumah sakit ini belum pernah dibahas dalam rapat bapemperda sebelumnya,” sambungnya.

Dedy Oktoo juga menjelaskan bahwa dalam proses pengajuan tarif baru, seharusnya terdapat peraturan daerah (Perda) yang mengatur, serta peraturan bupati (Perbup) yang menyertai untuk memastikan bahwa kenaikan tarif tersebut sah dan sesuai dengan perundang-undangan.

“Tarif rumah sakit tidak bisa digabungkan dengan tarif pajak lain. Tarif pelayanan kesehatan harus dibedakan dengan tarif retribusi parkir dan lain-lain. Harus ada Perbup yang secara spesifik mengatur kenaikan tarif ini,” bebernya

Bahkan dirinya bakal mempertanyakan pihak manajemen rumah sakit dan pemerintah daerah lebih intensif mengenai tarif berobat di Rumah Sakit naik.

“Kami akan mempertanyakan apakah ada masalah efisiensi atau kebocoran yang menyebabkan tarif naik begitu tinggi,” bebernya.

Ia juga menegaskan bahwa masalah ini menjadi prioritas bagi DPRD Berau, jika sudah selesai pembentukan komisi-komisi atau Alat Kelengkapan DPRD (AKD)

“Akan segera kami lakukan koordinasi dengan komisi yang membawahi sektor kesehatan. Kami akan segera memanggil direktur rumah sakit dan pihak terkait untuk mencari tahu akar masalahnya,” bebernya.

Lebih lanjut, sambung dia bahwa masalah kenaikan tarif rumah sakit yang terlalu tinggi ini sudah menjadi keluhan masyarakat sejak beberapa waktu lalu.

“Banyak warga yang menghubungi saya sebelum saya dilantik. Mereka mengeluhkan tarif rumah sakit yang melonjak tajam, padahal fasilitas yang ada masih kurang memadai,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa DPRD Berau akan mengutamakan kepentingan masyarakat dan berkomitmen untuk segera membahas masalah ini setelah AKD terbentuk.

“Ini adalah masalah penting yang harus segera kami bahas untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (*)


Indra/Rdk/Adv

Satya Media Creative

Recent Posts

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

1 minggu ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

1 minggu ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

1 minggu ago

Di Balik Seragam Putih Abu-Abu, Amira Dirham Mengukir Prestasi di Ajang Olimpiade Nasional

MEDIASATYA.CO.ID - Di ruang kelas Sekolah Prestasi Global atau Modern Islamic School, Amira Dirham tumbuh…

4 minggu ago

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh Perdalam Ekosistem Ekspor Lewat Bangku Doktoral

MEDIASATYA.CO.ID — Di tengah kesibukannya sebagai Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, H. Abdulloh masih…

1 bulan ago

Dari Perbatasan Nunukan ke Samarinda, Puang Dirham Ubah Lapas Jadi Ruang Harapan

MEDIASATYA.CO.ID - Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, Puang Dirham mencoba menghadirkan wajah pemasyarakatan…

1 bulan ago