Berita Internasional

Buntut Arogansi Zelensky, Trump Usir 240 Ribu Warga Ukraina dari Amerika!?

MEDIASATYA.CO.ID – Arogansi Presiden Ukraina, Zelenskyy saat mendebat Presiden Amerika, Donald Trump berbuntut panjang.

Amerika yang selama ini berada dalam barisan Ukraina pada konflik perang kontra Rusia, kini seakan berbalik arah.

Amerika tak hanya mengancam bakal meninggalkan sekutu lamanya, kabarnya Trump berencana mengusir 240 ribu warga Ukraina yang mengungsi di AS.

Ya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah mempertimbangkan mencabut status hukum sementara bagi sekitar 240.000 warga Ukraina yang mengungsi ke Negeri Paman Sam imbas invasi Rusia.

Jika Trump benar-benar menerapkannya, maka kebijakan ini akan menjadi perubahan drastis dari kebijakan Presiden Joe Biden yang sebelumnya menyambut pengungsi Ukraina sebagai bentuk solidaritas dan bantuan terhadap sekutu.

Keputusan Trump ini juga nantinya bakal membuat ratusan ribu warga Ukraina itu dideportasi ke negaranya.

“Kami tidak ingin menyakiti siapa pun, tentu saja tidak ingin menyakiti mereka, dan saya sedang mempertimbangkannya,” kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih ketika ditanya tentang kemungkinan pencabutan status dan deportasi warga Ukraina pada Kamis (6/3).

“Ada yang berpikir itu adalah langkah yang tepat, ada juga yang tidak, dan saya akan segera mengambil keputusan,” paparnya menambahkan.

Menurut seorang pejabat senior Trump dan tiga sumber yang mengetahui kebijakan ini mengatakan kepada Reuters bahwa rencana pencabutan status tinggal sementara bagi warga Ukraina di AS ini merupakan bagian dari kebijakan Trump memperketat kebijakan imigrasi AS.

Kebijakan ini, ucap para sumber, bagian dari rencana Trump untuk mengusir lebih dari 1,8 juta imigran yang sebelumnya diperbolehkan masuk ke AS melalui program izin tinggal sementara berbasis kemanusiaan di era Biden.

Keempat sumber tersebut menyebutkan bahwa kebijakan ini bisa mulai berlaku pada April.

Mereka juga mengungkapkan bahwa rencana pencabutan status ini sudah mulai dibahas sebelum Trump secara terbuka berseteru dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pekan lalu.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, membantah laporan Reuters dalam unggahan di X, dengan menyatakan bahwa “belum ada keputusan yang dibuat saat ini.”

Sementara itu, juru bicara Kementerian Keamanan Dalam Negeri AS (DHS), Tricia McLaughlin, mengatakan pihaknya belum memiliki pengumuman baru terkait kebijakan ini.

Pihak berwenang Ukraina juga belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

Perintah eksekutif yang dikeluarkan Trump pada 20 Januari menginstruksikan DHS untuk “mengakhiri semua program izin tinggal bersyarat secara kategoris.”

Pemerintahan Trump juga berencana mencabut izin tinggal bersyarat bagi sekitar 530.000 warga Kuba, Haiti, Nikaragua, dan Venezuela bulan ini, menurut seorang pejabat Trump dan salah satu sumber yang mengetahui kebijakan ini.

Rencana tersebut pertama kali dilaporkan oleh CBS News.

Migran yang kehilangan status izin tinggal bersyarat mereka bisa menghadapi proses deportasi cepat, menurut email internal ICE yang dilihat oleh Reuters.

Selain 240.000 warga Ukraina yang melarikan diri dari invasi Rusia, serta 530.000 warga Kuba, Haiti, Nikaragua, dan Venezuela, program ini juga mencakup lebih dari 70.000 warga Afghanistan yang kabur dari pengambilalihan Taliban. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Parade Monolog Akhir Pekan di Samarinda, Hadirkan 4 Pertunjukan dan Workshop Keaktoran

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur menggelar Parade Monolog Akhir Pekan 2026 di…

11 jam ago

Genap 62 Tahun: Abdulloh Fokus Mengabdi, Bursa Wali Kota Balikpapan Menanti

MEDIASATYA.CO.ID — Usia 62 tahun bukan sekadar penanda perjalanan hidup. Bagi Abdulloh, usia yang genap…

2 minggu ago

Dari Penyidik hingga Pengajar Polri, Brigjen Yustan Alpiani Kini Jadi Kapolda Lampung

Kapolda Lampung, Brigjen Pol Yustan Alpiani Tugas sebagai Kapolda mencakup upaya menjaga keamanan dan ketertiban…

2 minggu ago

Seni di Era AI Jadi Bahasan di Universitas Terbuka Samarinda, Fachri Mahayupa: Carilah Makna

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Puluhan mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Samarinda mengangkat telepon genggam mereka hampir bersamaan,…

2 bulan ago

Abdulloh Bergerak ke BPH Migas, DPRD Kaltim Perjuangkan Tambahan Kuota Pertalite

MEDIASATYA.CO.ID — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sering kali tidak berhenti di SPBU. Di…

2 bulan ago

Tio: Biliar Mirip Politik! Yang Dipukul di Sini Bisa Masuk di Sana

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Meja biliar menjadi titik temu wartawan, mitra media, dan pegiat olahraga dalam…

2 bulan ago