Berita Terbaru

Berau Dikepung Potensi Badai Siklon Jelang Nataru, Gamalis Akui Anggaran Darurat ‘Cekak’

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Menjelang pergantian tahun, Pemerintah Kabupaten Berau menghadapi tantangan ganda.

Di satu sisi, ancaman cuaca ekstrem akibat potensi badai siklon diprediksi meningkat pada akhir Desember 2025. Di sisi lain, pemerintah dihadapkan pada keterbatasan anggaran penanganan bencana.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, usai memimpin rapat koordinasi persiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Selasa (16/12/2025), menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran, mulai dari BPBD, Dinas Sosial, Camat, hingga aparat kampung untuk siaga penuh.

“Nataru ini kan momennya di penghujung tahun. Rapat ini adalah bentuk stretching (pemanasan) kita untuk memantau, mengantisipasi, dan memitigasi jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” ungkap Gamalis.

Namun, Gamalis tak menampik adanya kendala serius terkait amunisi anggaran.

Ia mengakui bahwa kondisi keuangan daerah sedang tidak ideal untuk menghadapi situasi darurat skala besar.

Berau, menurutnya, terkena dampak “pukulan ganda”. Pertama, adanya kebijakan pemangkasan anggaran (seperti fenomena pemangkasan Dana Transfer yang terjadi di daerah lain).

Kedua, posisi waktu yang sudah berada di ujung tahun anggaran (tutup buku).

“Kita terbaca sekali untuk itu. Berau terimbas dua hal: pemangkasan anggaran itu sendiri, dan posisi kita yang sudah di penghujung tahun,” bebernya.

Gamalis menjelaskan, pengalokasian dana darurat di masa injury time akhir tahun memiliki risiko administratif tinggi.

Regulasi penggunaan anggaran yang ketat membuat pemerintah harus ekstra hati-hati agar niat menolong tidak berujung pada temuan hukum di kemudian hari.

“Kita bisa saja melakukan apa saja (mengeluarkan dana), tetapi kalau regulasinya tidak membenarkan, malah jadi masalah baru,” keluhnya.

Oleh karena itu, di tengah kesiapsiagaan personel yang ditingkatkan, Gamalis berharap cuaca ekstrem tidak berkembang menjadi bencana besar yang membutuhkan biaya pemulihan masif.

“Makanya kita berdoa agar tidak ada hal yang ‘istimewa’ (bencana besar) terjadi. Karena menganggarkan atau mengeluarkan dana itu cukup repot di akhir tahun seperti ini,” pungkasnya. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Respons Abdulloh Soal Isu Gaji Pekerja RDMP Balikpapan: Proyek Besar Tak Boleh Abaikan Hak Buruh

MEDIASATYA.CO.ID, BALIKPAPAN - Di tengah kabar gaji pekerja proyek RDMP Balikpapan yang belum terbayar hingga…

1 bulan ago

Perjuangan Abdulloh Kawal Pembangunan Bank Darah RSUD Kanujoso Balikpapan: Kesehatan Warga Utama

MEDIASATYA.CO.ID - Di tengah ketatnya ruang fiskal APBD 2026, satu isu yang tampaknya tak bisa…

1 bulan ago

Denyut Kesenian di Bontang: 10 Teater Pelajar Kaltim dan Perayaan Proses Bernama AKSARA

MEDIASATYA.CO.ID — Lampu-lampu panggung di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang kembali menyala. Tirai…

2 bulan ago

Pesepeda Ramaikan Jalan Berau Lewat Abissia Bike Gelar Berau Night Ride

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Abissia Bike mengadakan kegiatan Berau Night Ride pada Jumat malam (30/1/2026). Lebih…

2 bulan ago

DPRD Kaltim Sidak Tambang Singlurus, Abdulloh: Pastikan Hak Warga Samboja Tak Hilang

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh “Kegiatan usaha, terutama pertambangan, tidak boleh berjalan dengan mengorbankan…

2 bulan ago

KPK Panggil Aura Kasih? Telusuri Dana Non-Budgeter Kasus Korupsi yang Seret Ridwan Kamil

MEDIASATYA.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil penyanyi Aura Kasih untuk dimintai keterangan…

3 bulan ago