Bandara Kalimarau Buka Jalur Berau-Surabaya-Jakarta, DPRD Minta Perketat Akses Masuk Antisipasi HMPV

Bandara Udara Kalimarau merupakan bandara berkategori perintis yang terletak di Kec. Teluk Bayur, Kabupaten Berau (dokumentasi Sigit)

Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin

“Yang harus kita perhatikan yakni para wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Berau, karena Berau ini banyak objek wisata yang tentunya banyak didatangi wisatawan lokal hingga mancanegara, sehingga hal ini harus diwaspadai,”

MEDIASATYA.COM, BERAU – Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin mengingatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Berau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit Human Metapneumovirus (HMPV).

Ia meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Berau memperkuat pengawasan di pintu masuk Kabupaten Berau, utamanya bandar udara.

Ia menegaskan perlunya pencegahan yang komprehensif dapat segera diambil untuk melindungi kesehatan masyarakat.

“Yang harus kita perhatikan yakni para wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Berau, karena Berau ini banyak objek wisata yang tentunya banyak didatangi wisatawan lokal hingga mancanegara, sehingga hal ini harus diwaspadai,” tegasnya.

Apalagi kini makin terbukanya akses pesawat dari Berau – Jakarta – Surabaya secara langsung.

Seharusnya akses pintu masuk di bandara juga harus bisa diperketat lagi untuk menekan adanya virus tersebut.

Termasuk juga adanya sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat dapat mencegah masuknya virus HMPV ke wilayah Kabupaten Berau.

“Intinya jangan tinggal diam dan jangan sampai wabah tersebut sudah masuk kita baru tingkatkan kewaspadaan,” tambahnya.

Menurut Thamrin pemerintah daerah perlu lebih pro-aktif dengan menyiapkan fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang memadai untuk menghadapi kemungkinan penyebaran penyakit ini.

“Dinas Kesehatan harus bergerak cepat, mulai dari memberikan sosialisasi kepada masyarakat hingga meningkatkan pengawasan kesehatan di berbagai lini. Kita tidak boleh lengah dalam menghadapi potensi ancaman seperti ini,” katanya.

Menurutnya yang tak kalah penting adalah edukasi dan sosialiasi terkait dengan gejala dan antisipasi penyakit tersebut kepada masyarakat.

“Seperti apa penyebab penyakit tersebut menular, dan seperti apa cara mengantisipasinya itu perlu dilakukan untuk saat ini,” katanya. (Redaksi/Git)

Satya Media Creative

Recent Posts

Abdulloh Dorong Bandara Kalimarau Berau Naik Kelas, Jadi Gerbang Wisata Internasional Kaltim

MEDIASATYA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong peningkatan status Bandara Kalimarau di…

3 minggu ago

Abdulloh Kawal Kebangkitan Bandara Tanah Grogot, DPRD Kaltim Dorong Keberlanjutan Proyek Strategis

MEDIASATYA.CO.ID – Harapan masyarakat Kabupaten Paser untuk memiliki bandara akhirnya kembali menemukan titik terang. Setelah…

3 minggu ago

60 Pelajar, 15 Sekolah, Satu Panggung: Regenerasi Teater Kaltim Menemukan Jalannya

MEDIASATYA.CO.ID – Tepuk tangan panjang menggema di Gedung Bahimung UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur,…

3 minggu ago

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

2 bulan ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

2 bulan ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

2 bulan ago