MEDIASATYA.CO.ID – Pengamat politik dari Indonesia Political Review, Iwan Setiawan, menilai unggahan foto kebersamaan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di media sosial memiliki pesan politik penting.
Menurut Iwan, momen tersebut menggambarkan Gibran sebagai representasi kekuatan politik Presiden Joko Widodo, sementara Dasco mewakili kekuatan politik Presiden terpilih Prabowo Subianto.
“Gibran ingin menunjukkan bahwa setelah dikeluarkannya amnesti dan abolisi terhadap Hasto Kristiyanto dan Tom Lembong, bukan berarti Jokowi ditinggalkan oleh Prabowo. Hubungan politik antara kubu Jokowi dan Prabowo masih baik-baik saja,” ujar Iwan melalui pesan singkat.
Tak hanya itu, ia menilai pertemuan tersebut juga berpotensi membahas isu sensitif, termasuk wacana pemakzulan terhadap Gibran.
“Bisa jadi ada pembicaraan terkait isu pemakzulan Wapres,” ungkapnya.
Terkait kemungkinan Gibran bergabung ke Partai Gerindra, Iwan menilai hal itu tidak mustahil.
“Kalau masuknya Gibran ke Gerindra menjadi bagian dari perjanjian politik saat Jokowi membantu Prabowo di Pilpres 2024, bisa saja terjadi. Namun saya rasa, Gibran baru akan menentukan partai pilihannya sekitar tahun 2027,” pungkasnya. (Redaksi)
MEDIASATYA.CO.ID, BALIKPAPAN - Di tengah kabar gaji pekerja proyek RDMP Balikpapan yang belum terbayar hingga…
MEDIASATYA.CO.ID - Di tengah ketatnya ruang fiskal APBD 2026, satu isu yang tampaknya tak bisa…
MEDIASATYA.CO.ID — Lampu-lampu panggung di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang kembali menyala. Tirai…
MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Abissia Bike mengadakan kegiatan Berau Night Ride pada Jumat malam (30/1/2026). Lebih…
Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh “Kegiatan usaha, terutama pertambangan, tidak boleh berjalan dengan mengorbankan…
MEDIASATYA.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil penyanyi Aura Kasih untuk dimintai keterangan…