Berita Terbaru

Abdulloh Dorong Bandara Kalimarau Berau Naik Kelas, Jadi Gerbang Wisata Internasional Kaltim

MEDIASATYA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong peningkatan status Bandara Kalimarau di Kabupaten Berau menjadi bandara internasional.

Menurutnya, langkah tersebut akan membuka akses yang lebih luas bagi wisatawan mancanegara sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dikenal memiliki kekayaan wisata bahari kelas dunia.

Dorongan itu menguat setelah Komisi III DPRD Kaltim melakukan pertemuan dengan Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII.

Dalam pertemuan tersebut, potensi besar sektor pariwisata Berau dinilai menjadi alasan kuat untuk meningkatkan peran Bandara Kalimarau sebagai pintu masuk penerbangan internasional.

Abdulloh menilai Berau memiliki modal yang sulit ditandingi daerah lain di Kalimantan Timur. Keberadaan empat destinasi wisata unggulan menjadikan kabupaten tersebut sebagai magnet bagi wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Menurutnya, peningkatan status Bandara Kalimarau tidak hanya akan mempermudah akses menuju destinasi wisata, tetapi juga menciptakan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia menilai kehadiran bandara internasional akan memperbesar perputaran ekonomi di Berau melalui peningkatan kunjungan wisatawan, tumbuhnya sektor jasa, hingga berkembangnya investasi di bidang pariwisata.

Abdulloh juga berpandangan bahwa pengembangan Bandara Kalimarau harus berjalan beriringan dengan penguatan sektor pariwisata.

Dengan konektivitas udara yang semakin terbuka, Berau dinilai berpeluang menjadi salah satu gerbang utama wisatawan mancanegara menuju Kalimantan Timur.

Pandangan tersebut sejalan dengan penjelasan Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, Ferdinan Nurdin.

Ia menyebut Berau memiliki potensi wisata yang sangat besar, terutama di sektor wisata bahari, sehingga layak dipromosikan tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga ke pasar internasional.

Ferdinan mengungkapkan, dari sembilan destinasi wisata unggulan yang dimiliki Kalimantan Timur, empat berada di Kabupaten Berau. Kondisi tersebut menunjukkan hampir separuh destinasi unggulan provinsi ini berada di satu wilayah.

Menurutnya, potensi tersebut menjadi modal penting bagi pemerintah untuk mendorong diversifikasi ekonomi, sehingga pertumbuhan daerah tidak lagi bertumpu pada sektor pertambangan.

Ia menilai sektor pariwisata mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru sekaligus membuka peluang investasi di berbagai bidang.

Untuk mendukung pengembangan tersebut, Ferdinan menilai konektivitas udara harus diperkuat.

Saat ini Bandara Kalimarau telah melayani sejumlah maskapai, di antaranya Sriwijaya Air, Lion Air, Batik Air, dan Wings Air, yang menghubungkan Berau dengan berbagai daerah.

Dengan dukungan jaringan penerbangan yang sudah ada, menurutnya Bandara Kalimarau memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi bandara internasional.

Ferdinan menilai peningkatan status bandara tidak hanya akan memberikan manfaat bagi Kabupaten Berau, tetapi juga membawa dampak positif bagi Kalimantan Timur secara keseluruhan.

Kemudahan akses bagi wisatawan asing diyakini akan meningkatkan kunjungan ke destinasi wisata, mendorong investasi di sektor akomodasi, transportasi, ekonomi kreatif, hingga memperkuat posisi Kalimantan Timur sebagai destinasi wisata unggulan nasional.

Bagi Abdulloh, momentum tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

Dengan kekayaan wisata alam yang dimiliki Berau serta dukungan infrastruktur penerbangan yang memadai, Bandara Kalimarau dinilai layak menjadi pintu gerbang internasional baru yang akan menggerakkan roda perekonomian Kalimantan Timur. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Abdulloh Kawal Kebangkitan Bandara Tanah Grogot, DPRD Kaltim Dorong Keberlanjutan Proyek Strategis

MEDIASATYA.CO.ID – Harapan masyarakat Kabupaten Paser untuk memiliki bandara akhirnya kembali menemukan titik terang. Setelah…

13 jam ago

60 Pelajar, 15 Sekolah, Satu Panggung: Regenerasi Teater Kaltim Menemukan Jalannya

MEDIASATYA.CO.ID – Tepuk tangan panjang menggema di Gedung Bahimung UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur,…

1 hari ago

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

1 bulan ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

1 bulan ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

1 bulan ago

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

2 bulan ago