255 Gram Sabu Gagal Edar di Kutim dan Bontang, Polisi Ciduk 3 Pengedar Jaringan Samarinda

Foto : Ketiga Pelaku JSS 37 tahun, HA 37 tahun, AH 41 tahun.

Kapolres Kota Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing

“Kami dapati totalnya 225,58 gram dari ketiga pelaku. Saat penangkapan kedua, AH dan HA sempat membuang barang bukti dari lantai dua penginapan melalui jendela ke rawa-rawa, tapi tim kami berhasil menemukannya,”

MEDIASATYA.COM, BONTANG – Polres Bontang ungkap penangkapan tiga pengedar sabu.

Polisi berhasil gagalkan lima ball sabu dengan berat 255,95 gram beredar di Bontang.

Kapolres Kota Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, menjelaskan informasi tersebut didapat melalui masyarakat, pengungkapan pertama dilakukan terhadap satu terduga pelaku berinisial JSS (37 tahun). 

Pada tempat kejadian perkara (TKP) yang berada di salah satu parkiran penginapan di wilayah Muarangkayu.

Pihaknya mengamankan Barang bukti berupa sabu sebanyak tiga ball dengan berat 153,10 gram yang ditaruh pada jok motor tersangka.

Setelah dilakukan pengembangan ternyata pelaku pertama membawa lima ball, dua ball lainnya diserahkan kedua terduga pelaku berinisial HA (37 tahun) warga kelurahan tanjung laut dan AH (41 tahun) warga sangata dilokasi yang sama .

Pihaknya menyita barang dengan berat 102,85 gram. 

“Kami dapati totalnya 225,58 gram dari ketiga pelaku. Saat penangkapan kedua, AH dan HA sempat membuang barang bukti dari lantai dua penginapan melalui jendela ke rawa-rawa, tapi tim kami berhasil menemukannya,” ungkapnya

Kasat Resnarkoba AKP Rihard Nixon Polres Bontang menambahkan, modus operandi para pelaku. Barang tersebut berasal dari seorang bos atau bandar besar yang berada di Samarinda.

JSS membawa lima ball sabu dari Samarinda untuk diserahkan kepada dua tersangka lainnya di penginapan tersebut. 

“Rencananya, tiga ball sabu akan disebarkan oleh tersangka pertama ke wilayah Sangkima, Kutai Timur,” katanya.

Saat disinggung terkait identitas bandar besar tersebut, belum dapat mengungkapkan lebih jauh karena minimnya informasi.

Berdasarkan keterangan JSS, barang haram itu diambil menggunakan sistem jejak di wilayah Tanah Merah, Poros Samarinda-Bontang.

Lebih lanjut, bahwa kedua tersangka, HA dan AH, sebenarnya ingin pergi ke Samarinda untuk mengambil barang tersebut.

Namun, karena motor yang mereka gunakan mogok, ketiga tersangka sepakat untuk bertemu di penginapan itu. 

“inisial bandar masih kami kembangkan,  JSS mengaku hanya ambil sabu itu di Tanah Merah,” tambahnya. 

Saat ini ketiga pelaku telah diamankan pihak kepolisia. Mereka akan dikenakan pasal 114 ayat 2 atau pasal 112 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. (Kur/Redaksi)

Satya Media Creative

Recent Posts

Peringati Hari Kartini, Abissia Bike Ajak Perempuan Berau Gowes Sambil Berkebaya

MEDIASATYA.CO.ID - Senja di Berau pada Minggu (19/4) berlangsung sedikit berbeda dari biasanya. Alih-alih menghabiskan…

5 hari ago

Abdulloh dan Jalan Menjaga Kaltim Tetap Damai di Tengah Gelombang Aksi 21 April

MEDIASATYA.CO.ID - Di tengah riuh rencana aksi besar yang akan digelar pada 21 April 2026,…

2 minggu ago

Jelang Aksi 21 April, Abdulloh Tegaskan LMP Kaltim Siap Jaga Kondusifitas Bersama TNI-Polri

MEDIASATYA.CO.ID - Ketua Markas Daerah Laskar Merah Putih (LMP) Kalimantan Timur, H. Abdulloh, menegaskan komitmen…

2 minggu ago

Jalan Salib Hidup OMK Berau: Ketika Iman Dihidupkan di Atas Panggung

MEDIASATYA.CO.ID - Halaman Gereja St. Eugenius de Mazenod di Tanjung Redeb tak sekadar menjadi tempat…

3 minggu ago

Respons Abdulloh Soal Isu Gaji Pekerja RDMP Balikpapan: Proyek Besar Tak Boleh Abaikan Hak Buruh

MEDIASATYA.CO.ID, BALIKPAPAN - Di tengah kabar gaji pekerja proyek RDMP Balikpapan yang belum terbayar hingga…

2 bulan ago

Perjuangan Abdulloh Kawal Pembangunan Bank Darah RSUD Kanujoso Balikpapan: Kesehatan Warga Utama

MEDIASATYA.CO.ID - Di tengah ketatnya ruang fiskal APBD 2026, satu isu yang tampaknya tak bisa…

2 bulan ago