Berita Terbaru

2 Relawan Damkar Jadi Dalang Kebakaran Jalan Andika di Berau, Cek Motif Pelaku

Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Jodi Rahman

“Maksud dari tersangka melakukan pembakaran supaya keberadaan mereka dianggap berkontribusi banyak sebagai relawan kebakaran, dengan begitu peluang untuk diangkat menjadi tenaga PPPK lebih terbuka.”

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Polres Berau akhirnya mengungkap motif mengejutkan di balik kebakaran yang melanda rumah warga di Jalan Andika, Kelurahan Gayam, Tanjung Redeb.

Muhammad Ramadani (27) dan Eko Rahmanto (40), Dua pria yang mengaku sebagai relawan pemadam kebakaran ditetapkan sebagai tersangka pembakaran rumah.

ER mengaku sudah aktif menjadi sukarelawan pemadam kebakaran sejak 2017, sementara MR baru satu bulan bergabung.

Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Jodi Rahman, mengatakan motif utama dari aksi pembakaran tersebut adalah keinginan keduanya untuk mendapatkan pengakuan sebagai relawan aktif, agar peluang mereka diangkat sebagai tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi lebih besar.

“Dengan melakukan pembakaran, mereka berharap dianggap berkontribusi banyak dalam penanganan kebakaran sehingga dapat dipertimbangkan untuk diangkat sebagai PPPK,” jelas Jodi, Rabu (4/6/2025).

Selain melakukan pembakaran, kedua tersangka juga memanfaatkan situasi panik warga untuk mencuri barang berharga dari rumah-rumah yang terbakar.

“Selain itu kedua pelaku juga mengambil beberapa barang yang mereka anggap berharga,” imbuhnya.
Target utama para tersangka adalah rumah kosong yang relatif mudah dijadikan sasaran pembakaran tanpa menimbulkan korban jiwa secara langsung.

Polisi menetapkan keduanya sebagai tersangka dengan sangkaan Pasal 187 KUHP tentang pembakaran dan Pasal 363 KUHP tentang pencurian. Keduanya terancam hukuman pidana berat.

Jodi menambahkan, penyidik masih mendalami dugaan bahwa kedua pelaku juga terlibat dalam insiden kebakaran lain yang sempat terjadi di wilayah Berau sebelumnya.

“Kami masih mengumpulkan bukti dugaan keterlibatan keduanya di lokasi yang lain,” tutupnya.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat luas, mengingat pelakunya adalah mereka yang selama ini dipercaya sebagai bagian dari barisan relawan penyelamat. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

1 hari ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

2 hari ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

4 hari ago

Di Balik Seragam Putih Abu-Abu, Amira Dirham Mengukir Prestasi di Ajang Olimpiade Nasional

MEDIASATYA.CO.ID - Di ruang kelas Sekolah Prestasi Global atau Modern Islamic School, Amira Dirham tumbuh…

3 minggu ago

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh Perdalam Ekosistem Ekspor Lewat Bangku Doktoral

MEDIASATYA.CO.ID — Di tengah kesibukannya sebagai Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, H. Abdulloh masih…

4 minggu ago

Dari Perbatasan Nunukan ke Samarinda, Puang Dirham Ubah Lapas Jadi Ruang Harapan

MEDIASATYA.CO.ID - Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, Puang Dirham mencoba menghadirkan wajah pemasyarakatan…

4 minggu ago