Berita Terbaru

2 Hari Diguyur Hujan! Samarinda Dikepung Banjir dan Longsor, Cek Data 31 Kawasan Terdampak

MEDIASATYA.CO.ID – Hujan tak henti-hentinya mengguyur Kota Samarinda sejak Minggu (11/5/2024) sampai berita ini diturunkan.

Hujan intensitas tinggi belum reda sampai kini.

Hasilnya, berdasarkan informasi dan pengamatan media ini, banjir dan longsor bisa dikatakan mengepung Kota Samarinda, Senin (12/5/2025).

Sempat mereda namun hujan deras kembali mengguyur ibu kota Provinsi Kalimantan Timur.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda dan Info Taruna Samarinda (ITS) sejumlah wilayah Samarinda dikepung banjir dengan rata-rata tinggi muka air (TMA) 30-80 centimeter dengan beberapa titik longsor dengan data berikut:

1. Flyover Jalan Juanda.
2. Jalan Damanhuri,
3. Jalan Damai.
4. Jalan AW Syahranie.
5. Jalan Kadrie Oening,
6. Simpang Mall Lembuswana.
7. Jalan Merdeka.
8. Jalan Gerilya.
9. Jalan Lempake (terminal Bontang).
10. Jalan D.I. Panjaitan.
11. Jalan Mugirejo.
12. Jalan Adam Malik, Gang Mujahidin, Karang Asam.
13. Jalan Pulau Antasari,
14. Gang Sayur 9. RT. 35 Bengkuring, Sempaja Utara.
15. Simpang empat Sempaja
16. Jalan Poros Samarinda- Bandara APT. Pranoto.
17. Jalan Bitek RT. 07 & Wilayah RT. 01, Samarinda Utara
18. Jalan Citandui Tanah Merah.
19. Jalan Serayu Tanah Merah.
20. Jalan Gunung Kapur, Lempake.
21. Jalan Giri Rejo Lempake.
22. Jalan Kebun Agung Lempake.
23. Jalan Pramuka, Gunung Kelua,
24. Jalan Letjend Suprapto,
25. Jalan Wahid Hasyim I, Sempaja.
26. Jalan KS Tubun, Kampung Jawa.
27. Jalan Kartini, Lempake.
28. Jalan Belimau SMA Negeri 9 (sekitaran Gereja).
29. Jalan Mugirejo Dalam.
30. Jalan Talangsari Luar.
31. Desa Pinang Seribu, Kelurahan Sempaja, Kecamatan Samarinda Utara.

Ada juga pohon tumbang di Jalan Mugirejo, tanjakan Lubuk Sawah.

Kemudian tanah longsor di Jalan Bengkuring Raya, Gang Kangkung (samping Bank Kaltimtara), Jalan Giri Rejo RT. 25 (seberang Gereja) dan Jalan Belimau RT 022, Lempake dengan dua rumah tertimbun dan prakiraan sementara/diduga terdapat 4 orang korban (satu keluarga) tertimbun tanah longsor.

Saat ini hujan masih terus mengguyur Kota Samarinda. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

1 minggu ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

1 minggu ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

1 minggu ago

Di Balik Seragam Putih Abu-Abu, Amira Dirham Mengukir Prestasi di Ajang Olimpiade Nasional

MEDIASATYA.CO.ID - Di ruang kelas Sekolah Prestasi Global atau Modern Islamic School, Amira Dirham tumbuh…

4 minggu ago

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh Perdalam Ekosistem Ekspor Lewat Bangku Doktoral

MEDIASATYA.CO.ID — Di tengah kesibukannya sebagai Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, H. Abdulloh masih…

1 bulan ago

Dari Perbatasan Nunukan ke Samarinda, Puang Dirham Ubah Lapas Jadi Ruang Harapan

MEDIASATYA.CO.ID - Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, Puang Dirham mencoba menghadirkan wajah pemasyarakatan…

1 bulan ago