Berita Terbaru

Soroti Tangkapan Hampir 3 Kg Sabu, Gamalis: Berau Bukan Lagi Sekadar Lintasan

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Pengungkapan kasus narkotika jenis sabu seberat 2,87 kilogram (kg) oleh Polres Berau pada Jumat (12/12/2025) menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Kabupaten Berau.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengaku miris melihat fakta bahwa Bumi Batiwakkal kini telah bertransformasi menjadi pasar besar, bukan sekadar jalur lewat.

Gamalis, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Berau, menilai temuan hampir 3 kg sabu tersebut menjadi bukti nyata bahwa status “darurat narkoba” di Berau tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Melihat kondisi hari ini, siapa yang tidak miris. Dengan barang bukti hampir 3 kg itu, saya kira Berau sudah tidak bisa lagi disebut sekadar daerah lintasan, tapi sudah menjadi tujuan,” ungkap Gamalis, Rabu(17/12/2025).

Menyikapi eskalasi ancaman tersebut, Gamalis menegaskan bahwa peningkatan status BNK menjadi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) atau instansi vertikal adalah harga mati. Perubahan status ini diperlukan agar kewenangan lembaga tersebut menjadi lebih kuat dan luas.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Berau telah memenuhi persyaratan krusial, yakni penyediaan lahan untuk kantor BNNK.

“Salah satu syarat pembentukan BNNK adalah menyiapkan lahan. Kita tinjau dulu mana yang cocok dan bisa dipertimbangkan untuk dijadikan lahannya,” jelasnya.

Gamalis menjelaskan, selama proses transisi menuju instansi vertikal, peran BNK saat ini lebih difokuskan pada upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Kegiatan yang dilakukan meliputi edukasi ke sekolah dan masyarakat, serta pelaksanaan tes urine secara berkala. Sementara untuk aspek penindakan hukum (penangkapan), wewenang tersebut sepenuhnya berada di tangan kepolisian.

“Yang kita lakukan saat ini lebih pada edukasi dan pengecekan urine. Terkait penindakan segala macam, itu tentu ranah pihak kepolisian,” tambahnya.

Sebelumnya, Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto, dalam rilisnya menyebut Berau sebagai “jalur emas” distribusi narkoba jaringan internasional. Barang haram tersebut masuk dari Tawau (Malaysia), melintasi Nunukan dan Bulungan, hingga sampai di Berau.

Dari 12 tersangka yang diamankan, polisi menyita total 2,87 kg sabu. Jumlah ini diklaim mampu menyelamatkan sekitar 14.351 jiwa generasi muda Berau dari jerat narkoba.

“Berau merupakan jalur emas karena sangat strategis dalam distribusi. Ini yang harus kita waspadai bersama,” tegas Kapolres beberapa waktu lalu. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Abdulloh Dorong Bandara Kalimarau Berau Naik Kelas, Jadi Gerbang Wisata Internasional Kaltim

MEDIASATYA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong peningkatan status Bandara Kalimarau di…

2 minggu ago

Abdulloh Kawal Kebangkitan Bandara Tanah Grogot, DPRD Kaltim Dorong Keberlanjutan Proyek Strategis

MEDIASATYA.CO.ID – Harapan masyarakat Kabupaten Paser untuk memiliki bandara akhirnya kembali menemukan titik terang. Setelah…

2 minggu ago

60 Pelajar, 15 Sekolah, Satu Panggung: Regenerasi Teater Kaltim Menemukan Jalannya

MEDIASATYA.CO.ID – Tepuk tangan panjang menggema di Gedung Bahimung UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur,…

3 minggu ago

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

2 bulan ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

2 bulan ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

2 bulan ago