Berita Terbaru

Populasi Plastik Jadi Ancaman Nyata di Berau, Bupati Minta Warga Lakukan Hal Ini

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas

“PKL mesti disiplin soal kebersihan. Begitu juga pengunjung jangan sampai membuang sampah sembarangan”

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya dalam menangani krisis lingkungan, terutama masalah klasik seperti polusi plastik, dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang mengusung tema “Hentikan Polusi Plastik”.

Agenda tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Mercure, Tanjung Redeb, Senin (28/7/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas bersama jajaran OPD, pegiat lingkungan, pelajar, dan komunitas masyarakat.

“Polusi plastik adalah ancaman nyata bagi kita semua,” ujar Sri dalam keterangannya

Ia memaparkan, berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian LHK, jumlah timbunan sampah di Berau pada tahun 2024 mencapai 54.568,41 ton.

Dari jumlah tersebut, baru 67,67 persen yang berhasil dikelola. Sisanya, sekitar 32,33 persen masih belum tertangani dengan baik karena keterbatasan SDM dan fasilitas.

Sri juga menyoroti masalah sosial yang timbul akibat penanganan sampah yang belum maksimal, seperti TPS yang melebihi kapasitas, kekurangan petugas kebersihan, hingga keterbatasan armada pengangkut.

Ia meminta masyarakat mulai mengambil peran dalam mengelola sampah dari rumah tangga masing-masing, salah satunya dengan membuat lubang biopori dan memilah sampah sejak awal.

“Sampah bukan hanya tanggung jawab DLHK. Kalau setiap rumah punya biopori, beban petugas bisa jauh berkurang,” tuturnya.

Sri juga mengingatkan pedagang kaki lima (PKL), terutama yang berjualan di kawasan kuliner seperti Tepian Ahmad Yani dan Tepian Pulau Derawan, untuk turut menjaga kebersihan tempat mereka menjajakan dagangan.

“PKL mesti disiplin soal kebersihan. Begitu juga pengunjung jangan sampai membuang sampah sembarangan,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala DLHK Berau, Mustakim Suharjana, juga menegaskan bahwa tema yang digaungkan bukan hanya slogan belaka. Ia mengajak masyarakat lebih bijak dalam mengelola sampah, terutama dari rumah.

“TPA bukan tempat menumpuk semua sampah. Idealnya, sampah harus bisa tertangani dengan dari hal kecil seperti memilah sampah dari rumah,” tegasnya. (Redaksi/Git)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Parade Monolog Akhir Pekan di Samarinda, Hadirkan 4 Pertunjukan dan Workshop Keaktoran

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur menggelar Parade Monolog Akhir Pekan 2026 di…

3 hari ago

Genap 62 Tahun: Abdulloh Fokus Mengabdi, Bursa Wali Kota Balikpapan Menanti

MEDIASATYA.CO.ID — Usia 62 tahun bukan sekadar penanda perjalanan hidup. Bagi Abdulloh, usia yang genap…

2 minggu ago

Dari Penyidik hingga Pengajar Polri, Brigjen Yustan Alpiani Kini Jadi Kapolda Lampung

Kapolda Lampung, Brigjen Pol Yustan Alpiani Tugas sebagai Kapolda mencakup upaya menjaga keamanan dan ketertiban…

3 minggu ago

Seni di Era AI Jadi Bahasan di Universitas Terbuka Samarinda, Fachri Mahayupa: Carilah Makna

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Puluhan mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Samarinda mengangkat telepon genggam mereka hampir bersamaan,…

2 bulan ago

Abdulloh Bergerak ke BPH Migas, DPRD Kaltim Perjuangkan Tambahan Kuota Pertalite

MEDIASATYA.CO.ID — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sering kali tidak berhenti di SPBU. Di…

2 bulan ago

Tio: Biliar Mirip Politik! Yang Dipukul di Sini Bisa Masuk di Sana

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Meja biliar menjadi titik temu wartawan, mitra media, dan pegiat olahraga dalam…

2 bulan ago