Advetorial

Kebersihan Kota Masih Jadi Momok, DPRD Berau Desak Pemkab Buat Perda Khusus

MEDIASATYA.CO.ID – Sekretaris Komisi II DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo menyoroti permasalahan kebersihan di Kota Tanjung Redeb agar pemerintah daerah perlu lebih serius.

Sujarwo menilai, program kebersihan yang ada saat ini masih kurang efektif dan belum menunjukkan hasil yang maksimal.

“Kebersihan kota ini mencakup banyak hal, terutama di jalan-jalan utama. Kalau kita lihat dari bandara saja, kondisi kebersihannya masih jauh dari harapan. Apalagi jika dibandingkan dengan kota lain seperti Jakarta atau bahkan Singapura,” ujarnya Senin (7/4/2025).

Ia juga menyoroti pentingnya peran pemerintah daerah dalam mengawasi dan memastikan kebersihan kota berjalan sesuai rencana.

“Seharusnya Bupati mengingatkan dinas terkait, bahkan memanggil langsung Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk rapat khusus membahas masalah ini,” ucapnya.

Selain itu, Sujarwo mengusulkan agar kebijakan terkait kebersihan diperjelas melalui peraturan daerah (Perda).

“Harus ada aturan tegas, misalnya larangan membuang sampah sembarangan yang benar-benar ditegakkan. Kalau tidak ada aturan yang mengikat, bagaimana masyarakat bisa disiplin,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan perlunya dukungan fasilitas dan anggaran yang memadai bagi petugas kebersihan.

“Mereka adalah pahlawan kota ini. Jangan sampai mereka bekerja tanpa perlengkapan yang memadai. Jika ingin kota bersih, pemerintah harus serius dalam mendukung mereka,” bebernya.

Sujarwo juga menyoroti kebersihan sungai dan kawasan tepian yang masih jauh dari kata ideal karena saat ini sudah membangun banyak infrastruktur.

“Tapi kalau kebersihannya tidak dijaga, maka usaha itu jadi sia-sia. Pemerintah harus punya target yang jelas, dengan tahapan yang terukur. Jika dalam setahun tidak ada perubahan, kepala dinasnya harus dievaluasi,” bebernya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat lebih aktif dalam mengatasi masalah ini agar Tanjung Redeb menjadi kota yang lebih bersih dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Karena itu kami harap pemkab berau bisa konsisten kawal masalah ini bisa teratasi,” pungkasnya. (ADV/JS/RED)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

4 minggu ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

4 minggu ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

1 bulan ago

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

2 bulan ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

2 bulan ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

2 bulan ago