Berita Internasional

Israel ‘Kesetanan’ Ancam Gaza Bakal Jadi Debu hingga Yaman akan Bernasib Sama dengan Iran

MEDIASATYA.CO.ID – Pejabat Israel memperingatkan militer negara itu akan meningkatkan operasinya di Gaza jika negosiasi gencatan senjata dan kesepakatan pertukaran tawanan tidak segera maju.

Kabar itu diungkap kantor berita Axios yang berbasis di Amerika Serikat (AS).

Pada hari Senin, Israel memerintahkan warga sipil di wilayah tambahan Kota Gaza untuk mengungsi ke selatan, yang menandakan persiapan untuk kemungkinan perluasan serangan darat tentara.

“Kami akan lakukan di Kota Gaza dan kamp-kamp pusat seperti yang kami lakukan di Rafah. Semuanya akan berubah menjadi debu,” ungkap kantor berita itu mengutip pernyataan seorang pejabat senior Israel.

Pejabat Israel itu menambahkan, “Itu bukan pilihan yang kami sukai, tetapi jika tidak ada gerakan menuju kesepakatan penyanderaan, kami tidak punya pilihan lain.”

Laporan itu muncul saat Presiden AS Donald Trump mengatakan Israel telah menyetujui “persyaratan yang diperlukan” untuk menyelesaikan gencatan senjata 60 hari dan mendesak Hamas menerima kesepakatan itu.

Yaman Bakal Bernasib Sama dengan Iran

Sementara,.Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, bersumpah akan membalas kelompok milisi Houthi di Yaman setelah militer Israel mencegat sebuah rudal yang diluncurkan dari Yaman menuju wilayah Israel.

“Nasib Yaman sama dengan Teheran,” kata Katz dalam sebuah pernyataan, merujuk pada konflik 12 hari bulan lalu, di mana Israel menyerang fasilitas nuklir dan rudal Iran.

“Setelah menyerang kepala ular di Teheran, kami juga akan menyerang Houthi di Yaman. Siapa pun yang mengangkat tangan melawan Israel — tangan itu akan dipotong,” imbuh Katz, dilansir dari Reuters dan Al Arabiya, Rabu (2/7/2025).

Milisi Houthi yang didukung Iran, mengaku bertanggung jawab atas serangan rudal itu. Hal itu disampaikan dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Selasa (1/7) malam waktu setempat.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan kelompok itu melakukan empat operasi yang menargetkan bandara dan target “sensitif” Israel lainnya.

Israel sebelumnya juga telah mengancam Houthi — yang telah menyerang Israel dalam apa yang disebutnya sebagai solidaritas dengan warga Palestina di Gaza — dengan blokade laut dan udara, jika serangannya terhadap Israel terus berlanjut.

Sejak dimulainya perang Israel di Gaza pada Oktober 2023, Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman, telah menyerang Israel dan kapal-kapal pengiriman di Laut Merah, sehingga mengganggu perdagangan global. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Abdulloh Dorong Bandara Kalimarau Berau Naik Kelas, Jadi Gerbang Wisata Internasional Kaltim

MEDIASATYA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong peningkatan status Bandara Kalimarau di…

3 minggu ago

Abdulloh Kawal Kebangkitan Bandara Tanah Grogot, DPRD Kaltim Dorong Keberlanjutan Proyek Strategis

MEDIASATYA.CO.ID – Harapan masyarakat Kabupaten Paser untuk memiliki bandara akhirnya kembali menemukan titik terang. Setelah…

3 minggu ago

60 Pelajar, 15 Sekolah, Satu Panggung: Regenerasi Teater Kaltim Menemukan Jalannya

MEDIASATYA.CO.ID – Tepuk tangan panjang menggema di Gedung Bahimung UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur,…

3 minggu ago

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

2 bulan ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

2 bulan ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

2 bulan ago