Elita Herlina Minta Tambahan Alat Kesehatan untuk Puskesmas di Wilayah Kampung

Berau, Mediasatya.com – Anggota Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menyerukan perlunya perhatian serius terhadap kondisi pelayanan kesehatan di Puskesmas di wilayah kampung. Pernyataan ini ia sampaikan setelah mendapatkan informasi dari warga di beberapa kampung terkait kekurangan alat kesehatan, obat-obatan, dan tenaga medis yang memadai.

“Puskesmas adalah garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, jadi kondisinya harus mendukung,” ujar Elta, Kamis (14/11/2024).

Dari laporan yang diterimanya, beberapa puskesmas mengalami kendala dalam memberikan layanan karena minimnya fasilitas, seperti alat untuk pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan anak. Bahkan, beberapa Puskesmas sering kehabisan stok obat-obatan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat. Menurutnya kondisi ini harus segera diatasi agar masyarakat di kampung tidak merasa terabaikan.

Elta juga menyampaikan kekhawatirannya terkait jumlah tenaga kesehatan yang tidak memadai di wilayah terpencil. Beberapa tenaga medis harus melayani lebih dari satu kampung dengan jarak tempuh yang cukup jauh, sehingga waktu pelayanan menjadi kurang optimal.

“Kita harus memastikan distribusi tenaga kesehatan merata. Jika perlu, pemerintah harus menyediakan insentif khusus untuk mereka yang bersedia bekerja di daerah terpencil,” tambahnya.

Sebagai langkah awal, Elta mendorong pemerintah daerah untuk memprioritaskan pengadaan alat kesehatan dan obat-obatan bagi Puskesmas di kampung melalui APBD. Ia juga meminta Dinas Kesehatan segera melakukan evaluasi terhadap kebutuhan di setiap Puskesmas agar pelayanan dapat berjalan maksimal. “Jangan hanya fokus di wilayah kota, kesehatan masyarakat kampung juga harus menjadi prioritas,” katanya.

Selain itu, Elita mengusulkan adanya program pelatihan bagi kader kesehatan di kampung untuk membantu Puskesmas dalam memberikan pelayanan dasar. Dengan adanya kader kesehatan yang terlatih, masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan informasi dan layanan kesehatan, terutama di saat darurat.

“Ini langkah sederhana, tetapi dampaknya besar bagi masyarakat kampung,” ungkap Elita.

Indra/Rdk/Adv

Satya Media Creative

Recent Posts

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

4 minggu ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

4 minggu ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

1 bulan ago

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

2 bulan ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

2 bulan ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

2 bulan ago