DPRD Berau Desak Pemerintah Lebih Proaktif Tangani Ilegal Fishing yang Merugikan Ekonomi dan Kelestarian Laut

Berau, Mediasatya.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau mendesak pemerintah untuk lebih kreatif dan proaktif dalam menangani aktivitas ilegal fishing yang semakin merugikan perekonomian daerah dan merusak kelestarian sumber daya laut.

Anggota DPRD Berau, Ahmad Rifai, menegaskan pentingnya memperkuat upaya penindakan terhadap praktik penangkapan ikan ilegal, terutama di wilayah yang rawan terjadi kegiatan tersebut. Menurut Rifai, pengawasan laut yang terbatas dan kewenangan yang lebih banyak dipegang oleh provinsi menjadi tantangan besar dalam penanggulangan ilegal fishing.

“Penanganan ilegal fishing ini harus lebih maksimal, apalagi dengan keterbatasan pengawasan laut yang sebenarnya merupakan kewenangan provinsi. Kerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) perlu dibangun, karena mereka memiliki akses langsung dan dapat memantau aktivitas di laut,” ucap Rifai, Kamis (21/11/2024).

Salah satu LSM yang disebut Rifai untuk dilibatkan dalam upaya penanganan ilegal fishing adalah Maratua Peduli Penyu (MALIPE). Organisasi ini telah aktif dalam melindungi habitat penyu di beberapa pulau kecil di Berau, termasuk Pulau Belambangan yang terletak di Kecamatan Maratua. Rifai menyebut bahwa MALIPE merupakan salah satu LSM pertama yang melaporkan masalah ilegal fishing kepada Dinas Perikanan Berau.

“MALIPE juga merupakan organisasi pertama yang melaporkan masalah ilegal fishing ke Dinas Perikanan. Karena itu, mereka layak untuk diberdayakan dan didukung oleh pemerintah daerah,” ungkap Rifai.

Selain menggandeng LSM, Rifai juga menyoroti pentingnya penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah, untuk mendukung penanganan ilegal fishing. Menurutnya, selain dukungan dari pemerintah provinsi, keberadaan Polairud Polres Berau serta LSM seperti MALIPE sangat vital untuk menjaga keberlanjutan sumber daya laut di wilayah tersebut.

“Dengan melibatkan LSM yang memiliki kepedulian langsung terhadap kelestarian laut, diharapkan penanganan ilegal fishing bisa lebih efektif dan menyeluruh,” tutup Rifai.

Aldi/RDk/Adv.

Satya Media Creative

Recent Posts

Seni di Era AI Jadi Bahasan di Universitas Terbuka Samarinda, Fachri Mahayupa: Carilah Makna

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Puluhan mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Samarinda mengangkat telepon genggam mereka hampir bersamaan,…

5 hari ago

Abdulloh Bergerak ke BPH Migas, DPRD Kaltim Perjuangkan Tambahan Kuota Pertalite

MEDIASATYA.CO.ID — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sering kali tidak berhenti di SPBU. Di…

1 minggu ago

Tio: Biliar Mirip Politik! Yang Dipukul di Sini Bisa Masuk di Sana

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Meja biliar menjadi titik temu wartawan, mitra media, dan pegiat olahraga dalam…

2 minggu ago

Abdulloh Dorong Bandara Kalimarau Berau Naik Kelas, Jadi Gerbang Wisata Internasional Kaltim

MEDIASATYA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong peningkatan status Bandara Kalimarau di…

1 bulan ago

Abdulloh Kawal Kebangkitan Bandara Tanah Grogot, DPRD Kaltim Dorong Keberlanjutan Proyek Strategis

MEDIASATYA.CO.ID – Harapan masyarakat Kabupaten Paser untuk memiliki bandara akhirnya kembali menemukan titik terang. Setelah…

1 bulan ago

60 Pelajar, 15 Sekolah, Satu Panggung: Regenerasi Teater Kaltim Menemukan Jalannya

MEDIASATYA.CO.ID – Tepuk tangan panjang menggema di Gedung Bahimung UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur,…

1 bulan ago