Berita Internasional

Demi Gencatan Senjata, Trump Setuju Putin Kuasai Wilayah yang Direbut dari Ukraina

MEDIASATYA.CO.ID – Vladimir Putin telah menawarkan untuk menghentikan invasinya ke Ukraina di garis depan saat ini, demikian dilaporkan The Financial Times.

“Di antara gagasan yang dilontarkan oleh AS untuk penyelesaian tersebut adalah kendali berkelanjutan Moskow atas wilayah Ukraina yang diduduki, dan pengakuan AS bahwa Rusia memiliki semenanjung Krimea,” kata FT.

Usulan tersebut berarti membekukan garis depan yang ada – yang memungkinkan Putin untuk mempertahankan “hampir semua” tanah yang telah diperoleh Rusia.

Namun, demi kepentingan Ukraina, Rusia akan melepaskan dua wilayah kecil yang saat ini didudukinya.

Keith Kellogg, utusan Trump untuk Ukraina dan Rusia, akan mewakili AS dalam perundingan di London.

Menteri Luar Negeri Marco Rubio tidak dapat hadir karena masalah jadwal, sementara Steve Witkoff – utusan Trump yang terlibat dalam negosiasi – akan kembali ke Moskow minggu ini.

Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy mengatakan dalam sebuah posting di X bahwa ia telah berbagi “panggilan telepon yang produktif” dengan Rubio menjelang apa yang disebutnya sebagai “momen kritis bagi Ukraina, Inggris, dan keamanan Euro-Atlantik”.

“Inggris bekerja sama dengan AS, Ukraina, dan Eropa untuk mengakhiri invasi ilegal Putin. Perundingan terus berlanjut dengan cepat dan para pejabat akan bertemu di London besok,” Lammy menambahkan.

Adapun Menteri Pertahanan John Healey mengatakan kepada House of Commons pada Selasa bahwa sekutu akan membahas “langkah selanjutnya” selama perundingan, “termasuk seperti apa gencatan senjata dan bagaimana mengamankan perdamaian dalam jangka panjang”.

Ia juga menepis klaim Putin bahwa Rusia telah menaati gencatan senjata Paskah yang dijanjikan, dan mengatakan kepada anggota parlemen bahwa intelijen militer Inggris tidak menemukan indikasi adanya jeda dalam pertempuran.

“Meskipun Putin mengatakan bahwa ia telah mengumumkan gencatan senjata Paskah, ia melanggarnya; meskipun Putin mengatakan bahwa ia menginginkan perdamaian, ia telah menolak gencatan senjata penuh; dan meskipun Putin mengatakan bahwa ia ingin mengakhiri pertempuran, ia terus mengulur waktu dalam negosiasi,” kata Healey.

“Militer Rusia terus memberikan tekanan kepada Ukraina di sejumlah bidang,” pungkas Healey.

Namun media internasional menyoroti usulan terbaru dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang menuai sorotan tajam karena disebut-sebut memberikan keleluasaan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mempertahankan seluruh wilayah Ukraina yang telah direbut sejauh ini.

Melansir dari France24, Kamis 24 April 2025, proposal tersebut merupakan bagian dari rencana perdamaian tujuh poin yang disusun pemerintahan Trump guna mengakhiri konflik berkepanjangan di Ukraina.

Namun, respons dari pihak Ukraina tampaknya berseberangan. Presiden Volodymyr Zelensky dengan tegas menolak pengakuan atas Krimea sebagai wilayah Rusia.

Trump telah menyatakan bahwa ia berharap pihak-pihak yang bertikai “akan mencapai kesepakatan minggu ini”.

Namun, Kyiv mungkin terpaksa menelan pil pahit di bawah ketentuan yang sedang dirapikan antara AS dan Rusia. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Abdulloh Bergerak ke BPH Migas, DPRD Kaltim Perjuangkan Tambahan Kuota Pertalite

MEDIASATYA.CO.ID — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sering kali tidak berhenti di SPBU. Di…

13 jam ago

Tio: Biliar Mirip Politik! Yang Dipukul di Sini Bisa Masuk di Sana

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Meja biliar menjadi titik temu wartawan, mitra media, dan pegiat olahraga dalam…

6 hari ago

Abdulloh Dorong Bandara Kalimarau Berau Naik Kelas, Jadi Gerbang Wisata Internasional Kaltim

MEDIASATYA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong peningkatan status Bandara Kalimarau di…

4 minggu ago

Abdulloh Kawal Kebangkitan Bandara Tanah Grogot, DPRD Kaltim Dorong Keberlanjutan Proyek Strategis

MEDIASATYA.CO.ID – Harapan masyarakat Kabupaten Paser untuk memiliki bandara akhirnya kembali menemukan titik terang. Setelah…

4 minggu ago

60 Pelajar, 15 Sekolah, Satu Panggung: Regenerasi Teater Kaltim Menemukan Jalannya

MEDIASATYA.CO.ID – Tepuk tangan panjang menggema di Gedung Bahimung UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur,…

4 minggu ago

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

2 bulan ago